Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMARAU Panjang yang melanda wilayah kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, menyebabkan gagal panen. Kemarau berkepanjangan sejak bulan April 2019 itu, membuat para petani tidak bisa bercocok tanam.
Hal itu berpotensi menimbulkan dampak pada naiknya permintaan beras, tidak sedikit juga petani yang memilih untuk tidak menanam padi karena beresiko gagal panen.
Kepala Badan Urusan Logistik (Bulog) Sub Divisi Regional (Subdivre) Maumere Marselina B.Rihi mengungkapkan persedian beras di Bulog Maumere 1.176 ton dengan persedian ini sudah bisa mencukupi untuk 3 bulan kedepan.
Untuk mengatasi kemarau panjang dan ketersedian beras saat petani gagal panen, Bulog setempat menggelar Operasi Pasar Cadangan Beras Pemerintah (OPJBP) sehingga beras tersebut bisa dijual melalui mobile dan sekaligus operasi pasar khusunya beras.
Tak tanggung-tanggung, Bulog setempat pun menyediakan 167 Rumah pangan Kita guna melayani kebutuhan pembelian beras dengan harga murah itu.
Baca juga : Stok Habis, Operasi KPSH di Flotim Tanpa Terigu dan Gula Pasir
“Memang saat petani tidak produktif, kebutuhan beras meningkat. Sehingga Operasi pasar Cadangan Beras Pemerintah (OPJBP) sedikit mengobati kekecewaan petani yang gagal panen di Sikka ini. Para petani yang agal panen bisa membeli beras dnegan harga murah,” ujar Marselina B.Rihi, ditemui Media Indonesia di ruangan kerjanya, Rabu (25/9) siang.
Selain Operasi pasar Cadangan Beras Pemerintah (OPJBP), Bulog Sub Divre Maumere menggelar operasi pasar menjamin Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH), dengan mejual beras jenis Medium disesuaikan dengan Peraturan Menteri Perdagangan No.57 mengenai Harga Eceran Tertinggi (HET) beras medium untuk wilayah NTT dengan harga Rp9.950.
“Jadi kami tetep menganjurkan kepada mitra untuk menjual di bawah HET, dan ini diperutukan untuk semua masyarakat, HET sudah merupakan ketentuan pemerintah melalui perdagangan untuk wilayah NTT bahwa beras medium sebesar Rp9.950, tapi kami juga menganjutkan untuk dijual dibawah HET, untuk menekan inflasi," ungkapnya.
Bulog setempatpun menyediakan sebanyak 167 Rumah Pangan Kita (RPK) untuk bisa melihat Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH) beras tersebut rutin dilaksanakan oleh Bulog Maumere, guna menjaga stabilitas harga bahan pokok, khususnya beras.
"Saat ini kita menjual dengan cara mobile ke pasar, seperti di pasar Alok kita langsung melakukan penjualan melalui mobile, kita juga akan mencaritau kecamatan mana yang punya jadwal hari pasarnya sehingga kita akan melakukan mobaile beras disitu",bebernya.
Untuk satu kali penjualan tergantung permintaan masyarakat. Dalam 1 bulan, Bulog Sub Divre Maumere mampu menjual 50 ton beras dan itu dipastikan habis.
"Warga dapat langsung membeli kebutuhan pokok melalui sarana penjualan Bulog dan juga di 167 rumah pangan kita yang tersebar di wilayah kabupaten sikka dan harganya sama seperti yang sudah ditetapkan pemerintah, selam ini belum ada kendala semua masih berjalan dengan aman",pungkasnya. (OL-7)
Kisah haru Aipda Arno di Manggarai, NTT. Berlutut sambil menangis demi memohon warga binaannya agar tidak bentrok. Simak aksi humanis sang polisi di sini
Baru sebulan dipakai, proyek jalan Inpres senilai Rp18,3 miliar di Nagekeo NTT rusak parah. Warga menduga pengerjaan asal jadi dan minta KPK turun tangan.
Balita di Desa Kesetnana, Kecamatan Mollo Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur, Alami Stunting
Korban diduga hanyut saat hendak menyeberangi sungai untuk pulang ke rumah.
BENTROK antarwarga akibat konflik lahan di Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, pecah pada Jumat (6/3). Kericuhan melibatkan warga empat desa.
Bentrokan warga pecah di Adonara Timur, Flores Timur (6/3/2026). 3 warga luka tembak senjata rakitan & sejumlah rumah terbakar akibat sengketa lahan.
Nova menjelaskan bahwa stok komoditas utama seperti beras dan protein hewani telah dikunci untuk jangka menengah.
Pemerintah memperkuat kolaborasi riset untuk menopang target swasembada pangan nasional.
Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas di kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Senin (9/3) malam.
Anggota DPR RI, Ahmad Najib Qodratullah, menggelar rangkaian kegiatan tebus murah bertajuk PANsar Ramadhan di Desa Sukamenak, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap dinamika global maupun potensi gangguan iklim.
penyelenggaraan pangan merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved