Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota Surakarta, Jawa Tengah, melakukan inventarisasi kondisi pohon peneduh di sejumlah ruas jalan. Hasilnya, banyak di antara pohon tersebut yang masuk dalam kategori rawan tumbang.
"Jumlah persisnya saya lupa, ada ratusan. Mulai dari kategori rawan ringan, sedang, hingga berat," kata Kepala Bidang Pengendalian dan Pengelolaan Lingkungan, Dinas Lingkungan Hidup Kota Surakarta, Luluk Nurhayati, Jumat (26/7).
Pohon peneduh rawan tumbang itu tersebar di Jalan Slamet Riyadi, Jalan MT. Haryono, Jalan Ki Hajar Dewantara, Jalan KH Masykur, Jalan Ir Sutami, Jalan Gajah Mada, Jalan Kapten Mulyadi, Jalan Ki Mangunsarkoro, dan Jalan Brigjen Sudiarto.
Sebagai langkah pencegahan, untuk pohon yang masuk kategori rawan ringan dan sedang akan dilakukan pemangkasan dahan dan ranting. Hal itu dimaksudkan untuk mengurangi beban akar pohon.
Baca juga: KLHK Siapkan 7.000 Bibit Pohon untuk Daerah Rawan Longsor NTT
Sementara, untuk rawan berat utamanya yang telah terdeteksi rawan mati akan ditebang. Namun, penebangan baru akan dilakukan setelah dilakukan penanaman pohon pengganti.
Saat ini, lanjut Luluk, petugas Dinas Lingkungan Hidup Kota Surakarta masih terus melakukan inventarisasi. Salah satunya di Jalan Adi Sucipto, mulai dari pertigaan perumahan Fajar Indah hingga Tugu Makutho.
Dari hasil inventarasisasi diketahui, selain usia dan ada satu faktor pemicu lain yang menyebabkan pohon peneduh itu rawan tumbang. Yaitu, perilaku masyarakat utamanya pelaku usaha di sekitar pohon peneduh.
"Banyak yang sering membuang air bekas memasak, oli bekas, dan membakar sampah di sekitar pohon. Kalau terus-terusan lama-lama pohon akan mati," kata Luluk. (A-4)
Capaian ini sekaligus mencatatkan Jawa Tengah sebagai daerah dengan serapan tenaga kerja tertinggi kedua di Pulau Jawa,
Kesenjangan akses medis antara kota dan desa harus segera diakhiri melalui jemput bola pelayanan.
Strategi penanganan dilakukan melalui skema peningkatan hingga rehabilitasi rutin untuk menjaga konektivitas antarwilayah.
Hingga Oktober 2025, kerusakan kawasan konservasi akibat tambang ilegal telah mencapai 409 hektare.
Tol Kanci-Pejagan, tercatat sebanyak 3.465 kendaraan melintas keluar tol sejak pukul 00.00 hingga pukul 08.00 WIB pagi tadi.
Prestasi gemilang tersebut dinilai menjadi bagian krusial dari keberhasilan kontingen Indonesia dalam mempertahankan posisi teratas pada pesta olahraga terbesar di Asia Tenggara tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved