Rabu 10 Juli 2019, 22:50 WIB

Pusat Kajian Kalinyamat Didirikan di Unisnu

Medcom.id | Nusantara
Pusat Kajian Kalinyamat Didirikan di Unisnu

Dok Yayasan Darma Bhakti Lestari
Pertemuan perwakilan Yayasan Darma Bhakti Lestari dengan jajaran Unisnu Jepara, Rabu (10/7).

 

YAYASAN Darma Bhakti Lestari menggandeng Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara, Jawa Tengah, untuk mendirikan Pusat Kajian Ratu Kalinyamat di Unisnu. Langkah ini menyusul usaha Yayasan Darma Bhakti Lestari bersama masyarakat Jepara yang mengusulkan gelar pahlawan nasional bagi Ratu Kalinyamat.
 
Perwakilan Yayasan Darma Bhakti Lestari, Edy Hidayat mengatakan setelah pendirian Pusat Kajian Ratu Kalinyamat disepakati, akan ditindaklanjuti dengan sejumlah program pendukung seperti Media Group goes to kampus dan pelatihan jurnalistik bagi mahasiswa.
 
"Lewat pendirian pusat kajian Ratu Kalinyamat, kami ingin Unisnu punya lembaga riset yang mendalami tentang Ratu Kalinyamat. Kami punya misi tidak sekadar pengajuan gelar pahlawan nasional," kata Edy di hadapan Rektor Unisnu Sa'dullah Assa'idi, Rabu (10/7).

Baca juga: Unisnu Naungi Pusat Kajian Ratu Kalinyamat

Dari tiga tokoh perempuan Jepara, Ratu Shima, Ratu Kalinyamat, dan RA Kartini,  Yayasan Darma Bhakti Lestari sengaja memilih Ratu Kalinyamat untuk dikaji lebih lanjut. Keputusan tersebut diambil karena semangat juang Ratu Kalinyamat dinilai patut jadi tauladan. Ratu Kalinyamat juga telah memberikan contoh dalam dunia kemaritiman.
 
"Sampai saat ini masyarakat Indonesia masih berkiblat ke darat, sementara negara kita ini negara maritim. Ratu Kalinyamat mengingatkan kita semua industri galangan kapal, kemudian mengirimkan pasukan beserta armadanya," jelas Edy.
 
Rektor Unisnu Sa'dullah Assa'idi menyambut baik kerja sama pendirian pusat kajian ini. Pihaknya berharap kerja sama lembaga yang dipimpinnya dengan Yayasan Darma Bhakti Lestari tidak hanya berlangsung setahun atau dua tahun. Tapi bisa terus berjalan berkesinambungan. "Saya setuju, tapi ada beberapa yang mesti dibicarakan lagi," ungkap Sa'dullah. (X-15)

Baca Juga

MI/Lilik Darmawan

Teknologi Dipadu Budidaya Magot untuk Solusi Sampah

👤Lilik Darmawan 🕔Minggu 29 November 2020, 09:36 WIB
Magot atau belatung dapat dibudidayakan menjadi magot dewasa untuk pakan ternak atau dilanjutkan jadi lalat hitam atau black soldier fly...
Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden

Barito Kuala Bagian Pengembangan Food Estate

👤Denny Susanto 🕔Minggu 29 November 2020, 09:30 WIB
Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan menjadi bagian program pengembangan ketahanan pangan (food estate) yang tengah dijalankan...
Ilustrasi

Komunitas Biara Kkottongaen di Mabar Terpapar Covid-19

👤John Lewar 🕔Minggu 29 November 2020, 09:23 WIB
Komunitas biara Suster Bruder KKottongaen Indonesia di Desa Batu Cermin, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT ada yang...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya