Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
KERJA ekstra keras harus dilakukan untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan di Sumatra Selatan. Pasalnya, seperti diungkapkan Wakil Gubernur Mawardi Yahya, di wilayanya sudah terinventarisasi luas kawasan rawan terbakar mencapai 8,3 juta hektare.
“Kawasan rawan itu berada di wilayah hutan, perkebunan, pertanian, dan lahan gambut. Ada sembilan kabupaten dan kota yang rawan kejadian kebakaran hutan dan lahan,” aku Mawardi di Palembang, kemarin.
Kondisi itu tidak bisa di-hadapi pemerintah provinsi sendiri. “Kami sudah minta para bupati dan wali kota untuk aktif mewaspadai bencana itu,” lanjutnya.
Selanjutnya, bupati dan wali kota itu juga harus menggerakkan aparat di tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan, serta masyarakat. Dengan cara itu, informasi berjenjang bisa berjalan sehingga penanggulangan bencana bisa dilakukan cepat dan efektif.
Tahun ini, tambah Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sumatra Selatan Triansyah, pihaknya sudah mengerahkan 1.500 petugas gabungan untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan. “Tahun sebelumnya kami menyiagakan 7.649 petugas untuk tangani kebakaran.”
Selain sudah menyiagakan petugas, sebanyak 756 posko sudah diaktifkan lagi.
Di Nusa Tenggara Timur, Kapolda Inspektur Jenderal Raja Erizman juga mengaku sudah bersinergi dengan pemerintah daerah untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan. “Kami sangat mewaspadai kebakaran di lahan gambut di wilayah Lembata.”
Antisipasi lain juga dilakukan di Taman Nasional Komodo yang pernah terbakar hebat pada 2018 akibat ulah pengunjung.
Suplai air bersih
Belum turunnya hujan membuat Pemkab Banyumas, Jawa Tengah, segera menetapkan status siaga darurat kekeringan. Sampai Rabu (10/7), sudah ada 14 desa di 9 kecamatan dilanda kekeringan.
“Dampak kemarau telah menimpa 4.560 kepala keluarga atau 15 ribu jiwa lebih. Kami juga bekerja keras menyuplai air bersih, yang jumlahnya sudah mencapai 370 ribu liter,” kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Banyumas Ariono Poerwanto.
Pun di Cilacap, 21 desa di 9 kecamatan juga terdampak kekeringan. “Jumlah total warga terdampak mencapai 26 ribu jiwa lebih atau 8.900 kepala keluarga. Mereka telah disuplai air bersih,” papar Kepala Plh BPBD Cilacap Tri Komara Sidhy.
Waswas juga meliputi petani keramba jaring apung di Waduk Saguling, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Mereka khawatir dampak peralihan cuaca membuat ikan jadi mabuk hingga mati. “Beberapa tahun lalu, kami pernah merugi karena kematian ikan secara massal. Kematian terjadi karena ikan sudah tidak tahan terhadap cuaca yang sangat panas di musim kemarau,” tandas Dedeh, 45, pemilik keramba.
Saat ini, air di Waduk Sagu-ling juga terus berkurang. Jika terjadi terus-menerus, ikan akan menjadi mabuk dan bisa berisiko kematian.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indarparawansa juga turun tangan untuk mengirim bantuan air bersih ke sejumlah daerah yang dilanda kekeringan. Warga diminta menyiapkan tandon air. “Tandon diperlukan agar air bisa disimpan sambil menunggu pengiriman berikutnya,” tuturnya.
Salah satu wilayah paling buruk terdampak kekeringan di daerah ini ialah Kabupaten Ponorogo. “Kami akan terus memasok air bersih ke sana.” (PO/RF/LD/DG/FL/UL/CS/JS/N-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved