Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

BPBD Agam Siaga di 6 Titik Rawan Bencana

Yose Hendra
02/6/2019 21:30
BPBD Agam Siaga di 6 Titik Rawan Bencana
Bupati Agam Indra Catri,(ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/hp.)

PEMKAB Agam melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam menyiagakan personel yang ditempatkan di 6 titik rawan bencana di  daerah itu.

Bupati Agam Indra Catri, mengatakan penyiagaan satgas penanggulangan bencana tersebut bertujuan untuk mengantisipasi timbulnya korban jiwa yang disebabkan bencana alam.

"Mereka ditempatkan di pos-pos pemantau yang tersedia, utamanya di lokasi rawan bencana seperti kelok 44 dan Maninjau," kata Indra, Minggu (2/6).

Baca juga: Pembentukan Budaya Siaga Bencana Harus Digencarkan

Untuk meningkatkan kenyamanan pemudik dan pendatang, bupati meminta kepada camat dan OPD terkait untuk membersihkan bahan material yang ada di sepanjang jalan.

"Kita ciptakan rasa aman dan nyaman saat berkunjung ke Agam. Maka, kebersihan juga menjadi pilar utama. Saya minta kepada masyarakat jangan buang sampah sembarangan," pinta Indra.

Sementara itu, Kepala BPBD Agam Muhammad Lutfi, mengatakan, enam posko itu berada di Pantai Pasia Tiku Kecamatan Tanjungmutiara, Muko-muko Kecamatan Tanjungraya, Kelok 26 Kecamatan Matur, Matur Kecamatan Matur, Gaduik Kecamatan Tilatangkamang.

"Posko ini mulai beroperasi H-8 sampai H+8 Lebaran," katanya.

Ia mengatakan anggota Satgas dan Tim Reaksi Cepat yang dikerahkan di posko itu sebanyak 48 orang dan setiap posko dengan jumlah delapan orang  setiap hari. (OL-7)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Budi Ernanto
Berita Lainnya