Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
LEMBAGA Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia telah menjalankan riset mengenai dampak sosial ekonomi aplikasi on-demand Gojek terhadap perekonomian Indonesia, termasuk di Kota Medan, Sumatra Utara.
Terdapat beberapa aspek penelitian dalam riset yang dilakukan mulai November 2018 sampai Januari 2019 ini. Salah satunya terkait dengan penghasilan mitra pengemudi dan mitra Go-Life.
"Secara umum, rata-rata penghasilan mitra pengemudi dan mitra Go-Life dalam penelitian ini di atas rata-rata UMK Medan," ungkap Turro S Wongkaren, Kepala Lembaga Demografi FEB UI, kepada pewarta di Medan, Rabu (8/5).
Dalam penelitian dengan menggunakan metode kuantitatif melalui wawancara tatap muka ini diketahui bahwa rata-rata pendapatan mitra Go-Ride di Medan sebesar Rp3,8 juta.
Baca juga: Pemko Padang Boikot Film Kucumbu Tubuh Indahku
Angka itu 1,3 kali lebih tinggi dari Upah Minimum Kota (UMK) Medan. Bahkan, rata-rata pendapatan mitra Go-Car di Medan mencapai Rp5,3 juta atau 1,8 kali lipat lebih tinggi dari UMK Medan.
Sementara pendapatan mitra Go-Life di Medan berada di kisaran Rp3,6 juta atau lebih tinggi 1,2 kali lipat dari UMK Medan.
Riset dampak Gojek di Medan merupakan bagian dari penelitian LD FEB UI berskala nasional di 9 wilayah di Indonesia. Penentuan responden dilakukan dengan sample random sampling dari database mitra yang aktif dalam tiga bulan terakhir.
Adapun para responden di Medan terdiri atas mitra Go-Ride sebanyak 385 responden, mitra Go-Car 50 responden, mitra Go-Food 100 responden dan mitra Go-Life 80 responden. (OL-1)
LAYANAN transportasi daring semakin menjadi andalan masyarakat Indonesia saat ini. Karena itu upaya peningkatan kualitas di berbagai lini harus terus dilakukan oleh pihak penyedia layanan.
SALAWAT Kebangsaan dan Walk For Harmony yang digelar Ditjen Bimas Islam Kemenag memberi dampak ekonomi signifikan bagi UMKM di kawasan Masjid Al-Akbar Surabaya. The Wonder of Harmony
APLIKASI ride-hailing (layanan transportasi daring) semakin menjadi andalan di tengah mobilitas tinggi. Bukan hanya di Indonesia, tapi hampir di seluruh negara di dunia.
Guru Besar Hukum Ketenagakerjaan UGM Ari Hernawan menjelaskan hubungan antara mitra pengemudi dan perusahaan aplikasi telah diatur sebagai hubungan kemitraan, bukan hubungan kerja. THR
Integrasi antar moda transportasi publik diharapkan tetap dilaksanakan secara berkelanjutan.
Kolaborasi strategis ini bertujuan untuk meningkatkan perlindungan asuransi baik pengemudi maupun penumpang, yang menggunakan layanan transportasi online inDrive.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved