Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

Jokowi dan Pelawak Kirun Kolaborasi Jawab Keluhan Petani Sragen

Antara
03/4/2019 14:45
Jokowi dan Pelawak Kirun Kolaborasi Jawab Keluhan Petani Sragen
Presiden Joko Widodo ketika berbincang dengan petani, pemilik penggilingan padi dan penjual pupuk serta pelawak Kirun acara silaturahim deng(ANTARA/Joko Susilo)

PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) mengajak pelawak Kirun naik panggung ketika berbincang dengan perwakilan petani, pengusaha penggilingan padi dan penjual pupuk dalam acara silaturahmi dengan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) serta Perkumpulan Penggilingan Padi dan pengusaha Beras (Perpadi) di Sragen, Jawa Tengah, Rabu (3/4).

"Mas Kirun maju. Saya nanti bertanya, mas Kirun juga boleh bertanya. Saya tanya yang serius, Mas Kirun tanya yang lucu," kata Jokowi saat mengundang Kirun ke atas panggung dalam acara yang di gelar di GOR Diponegoro Kota Sragen.    

Baca juga: Jokowi akan Pertemukan Perpadi dengan Perbankan 

Presiden langsung mengajukan pertanyaan kepada pemilik penggilingan padi, Endang, mengapa belum memiliki dryer (penggering padi).

"Dereng enten dana (belum ada dana) pak. Untuk modal saja sudah dari bank, apalagi untuk itu (beli dryer) maka dari itu mau minta ke bapak presiden," kata Endang yang memulai usahanya ini sejak 2001.

Jokowi langsung menjawab kalau dari Sabang sampai Merauke, Pulau Miangas sampai Rote minta ke Presiden ya berat. Langsung dijawab santai sama Endang. "Ya cukup yang dari Jenar Sragen."

Ketika Presiden meminta untuk pinjam bank untuk beli dryer, Endang kembali mengaku pusing lantaran modal beli padi pinjam bank, apalagi ditambah utang kembali untuk beli penggering.  Untuk itu, Kirun berjanji akan membelikan Endang penggering padi kalau mendapat undangan pentas dari Presiden.

"Ya udah nanti habis pemilu Mas Kirun bersama Pak Dalang Manteb saya undang," kata Jokowi.

Kirun dalam acara ini juga langsung mengajukan pertanyaan kocaknya, apa bedanya dryer rambut sama dryer padi. Namun, Endang menjawab dengan serius bahwa penggering padi itu besar dan pengering rambut berukuran kecil.    

Kirun mengatakan tidak ada bedanya, karena kalau tidak punya dryer rambut dan padi bisa dikeringin dengan sinar matahari. Kolaborasi pertanyaan serius dan kocak ini juga ketika menjawab pertanyaan Paino (petani) dan penjual pupuk (Slamet).

Dalam acara silahturahmi ini, Jokowi mendorong modernisasi industri pertanian Indonesia agar bisa menjaga kualitas dan memenuhi kebutuhan nasional dengan cepat dan mampu bersaing dengan global.    

"Sekarang jaman modern, dari jaman kecil saya di desa kalau habis panen pasti di-jereng (jemur) di pelataran, ini harus diubah, penggilingan harus memiliki dryer (penggering)," kata Jokowi.

Kepala Negara berharap industri pertanian Indonesia ke depan dapat menghadapi perubahan dunia, perubahan global yang sangat cepat sekali.    

"Kalau kita tidak mengikuti, mengubah diri dari yang pola-pola lama kita ke pola-pola baru kita akan ditinggal negara lain," pungkasnya. (Ant/OL-6)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya