Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Ikuti Eskul Pramuka, Dua Siswi di Bateng Tewas Tenggelam

Rendy Ferdiansyah
15/2/2019 17:30
Ikuti Eskul Pramuka, Dua Siswi di Bateng Tewas Tenggelam
(ilustrasi)

KEGIATAN Ekstra Kurikuler (Eskul) Pramuka Madrasah Darurrohma Kecamatan Lubuk Besar Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) pada Kamis (14/2) sekitar pukul 16.00W IB berakhir duka. Dua pelajar meninggal akibat tenggelam di Kolong Dusun B.1 desa setempat.

Dua Korban meninggal tersebut ialah, Citra Lesta, 12, dan Ernita, 15, pelajar kelas 1 Madrasah Darurrohma Desa Lubuk Besar. 

Kapolsek Lubuk Besar Ipda Samsul Bayumi membenarkan adanya dua siswi Madrasah Daruroma meninggal tenggelam saat mengikuti eskul pramuka.

Ia menyebutkan, kegiatan Eskul itu di ikuti 80 siswa/siswi kelas 1, 2, 3. Salah satu kegiatannya menyeberang kolong berkedalaman 3 meter dengan berpegangan tali.

"Kejadiannya sekitar pukul 16.00 WIB saat sekolah Madrasah Darurrohma mengadakan kegiatan Heking Ekstra Kulikuler Pramuka dengan menyeberang kolong Dusun B.1," kata Kapolsek Lubuk Besar, Jumat (15/2).

Ia memaparkan, Saat melakukan penyebrangan itu dibentuk kelompok. Tiap-tiap kelompok terdiri dari 8 siswi.

"Dalam penyebrangan yang pertama korban atas nama Citra, posisi berada di belakang temannya yang tidak menyadari bahwa korban citra terlepas dari tali dan tenggelam," ceritanya.

 

Baca juga: Pramuka Diajak Sebarkan Gerakan Kurangi Sampah 

 

Untuk korban kedua atas nama Ernita, bermula saat menyeberang kolong tiba-tiba temannya bernama Fitri mengalami kram kaki, sehingga terpaksa berpegangan dengan korban Ernita.

"Karena tidak kuat lagi keduanya terlepas dari tali dan membuat mereka tenggelam ke dasar kolong. Fitri ini bisa berenang, sehingga membuatnya kembali ke atas permukaan. Sementara Ernita tenggelam di dasar kolong dan ditemukan kurang lebih 15 menit kemudian," tukasnya.

Para korban dibawa pihak sekolah ke Puskesmas Lubuk Besar. Namun setelah dilakukan pemeriksaan Citra dan Ernita tidak bisa diselamatkan lagi.

"Hasil visum sementara bahwa tidak ada tanda-tanda kekerasan melainkan korban murni tenggelam karena kehabisan oksigen, dan mengeluarkan kotoran di bagian duburnya. Oleh keluarganya kedua korban sudah dibawa ke rumah duka untuk di kebumikan," ucap Samsul. (OL-3)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dwi Tupani
Berita Lainnya