Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten Gowa membentuk tim psikologi untuk memberikan bantuan pemulihan trauma (trauma healing) bagi anak-anak yang terkena dampak bencana banjir bandang dan longsor.
"Semua OPD terlibat karena bencana banjir dan longsor melibatkan semua aspek. Makanya, pemulihan trauma adalah salah satu prioritas agar anak-anak yang menjadi korban bisa ceria kembali," ujar Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, di Gowa, Minggu (27/1).
Ia mengatakan pemberian pendampingan untuk pemulihan trauma dilakukan oleh dua dinas terkait yakni Dinas Pendidikan dan Dinas Sosial untuk mendatangkan psikolog.
Bupati menyatakan musibah banjir bandang dan longsor menimbulkan trauma mendalam kepada para korbannya, bukan hanya bagi anak-anak tetapi orang dewasa juga mengalaminya.
Namun dia lebih menitikberatkan kepada anak-anak yang menjadi korban banjir dan longsor, apalagi banyaknya warga yang meninggal dan
luka-luka semuanya terjadi di depan mata anak-anak.
"Anak-anak adalah tumpuan kami, harapan kami di Kabupaten Gowa. Kita tidak ingin ada trauma yang membekas, makanya cara ini kami tempuh," katanya.
Baca juga: Jalur Pantura Semarang-Demak kembali Terendam Banjir
Pada pemulihan trauma yang dilakukan di tempat-tempat pengungsian, Minggu (27/1), terdapat 230 anak yang mengikuti program tersebut dan tersebar di tiga titik yakni di SD Mangasa (150 anak), RPH Tamarunang sekitar (30 anak), dan BTN Bumi Batara Mawang sekitar (50 anak).
Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Anak Dinsos Gowa, Asrianty, menyatakan, trauma healing dilakukan untuk menghilangkan trauma pada anak terkait bencana. Tidak hanya itu kegiatan ini juga untuk menanamkan kepercayaan diri yang sempat hilang.
"Setelah bencana pasti anak anak trauma untuk balik ke rumah, apalagi dengar hujan sedikit pasti ketakutan, makanya kita adakan ini supaya anak-anak bisa menghilangkan traumanya, apalagi kita ada pembelajaran Parenting atau mengajarkan anak tanggap bencana," katanya.
Lebih jauh, dia membeberkan pihaknya juga bekerjasama dengan Pusat Kesejahteraan Sosial Anak Integratif (PKSAI) 'Sikamaseang' Kabupaten Gowa, Psikolog UNM, Lembaga Indonesia Mengabdi, Satuan Bakti Pekerja Sosial (Sakti Peksos) dari Kemensos RI untuk memberikan pembelajaran mengenai pemulihan trauma pada anak.
"Jadi inilah yang membawa materi terhadap anak-anak, mulai dari berdongeng, bercerita, mewarnai bahkan ada reward yang diberikan supaya anak bisa lebih semnagat lagi mengikuti trauma healing," jelas Asrianty.
Oleh karenanya dia berharap, dengan adanya trauma healing tersebut para anak bisa memulihkan psikologinya, kepercayaan dirinya, dan tanggap bencana. (OL-1)
Longsor dipicu oleh meningkatnya curah hujan yang terjadi sejak pagi hingga sore hari pada Senin (22/1) sekitar pukul 16.30 WITA, yang menyebabkan dua orang warga tertimbun.
Camat Lamba Leda, Vitalis Edmundus Lana, mengatakan bencana longsor terjadi pada Kamis (22/1) sekitar pukul 15.00 Wita dan menimpa rumah warga.
Sementara itu, dampak cuaca ekstrem juga dirasakan di Kabupaten Manggarai Barat. Banjir dilaporkan merendam sekitar 10 hektare sawah.
Jarak struktur bangunan yang tidak terlalu menempel pada lereng menjadi faktor kunci minimnya dampak fatal.
Pemerintah Kota Depok turut mengeluarkan peringatan dini bagi warga, terutama bagi mereka yang bermukim di daerah dengan topografi perbukitan atau dekat aliran sungai.
Tanah longsor menghantam area perkemahan di Gunung Maunganui, Selandia Baru. Sejumlah orang hilang, tim SAR berjuang di tengah cuaca ekstrem.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved