Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

Serbuan Beras Impor di Klaten Hoaks

(JS/N-3)
17/1/2019 23:45
Serbuan Beras Impor di Klaten Hoaks
(ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroh)

BUPATI Klaten Sri Mulyani menegaskan tidak ada serbuan beras impor di Klaten. Apalagi Klaten sebagai lumbung padi surplus beras 131.188 ton pada 2018. “Jadi, tidak benar ada serbuan beras impor di Klaten,” ujarnya saat  sidak kegiatan usaha penggi-lingan padi di Desa Kepanjen, Delanggu, Kamis (18/1).

Menurut Bupati, Klaten tidak butuh beras impor. Karena, hasil produksi beras daerah ini sudah mencukupi kebutuhan masyarakat, bahkan surplus beras.

“Lihat saja, pada 2018 produksi gabah mencapai 431.359 ton atau 259.291 ton setara beras dan konsumsi 125.103 ton. Sehingga, Klaten surplus beras 131.188 ton,” jelasnya.

Saat ini, petani menikmati hasil panen padi dengan harga gabah kering panen (GKP) yang tinggi. Di tingkat petani, harga GKP Rp5.600-Rp5.700/kg. Harga beras di pasar, jelas Bupati, juga stabil. Untuk harga beras kualitas premium Rp10.300 per kilogram dan beras medium Rp9.600 per kilogram. (JS/N-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik