Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Pabrik Zikron di Babel Targetkan Ekspor 1.000 Ton per Tahun

Rendy Ferdiansyah
17/1/2019 10:35
Pabrik Zikron di Babel Targetkan Ekspor 1.000 Ton per Tahun
(MI/Rendy Ferdiansyah)

SETIAP perusahaan pemurnian mineral ikutan di Provinsi Bangka Belitung (Babel) menargetkan dalam setahun mengekspor zirkon sebanyak 1.000 ton.

Gubernur Provinsi Babel, Erzaldi Rosman Djohan, mengatakan aturan mengenai mineral ikutan ini sudah diperdakan. Untuk itu, ia hanya akan mengizikan 4 pabrik yang berdiri untuk melakukan pemurnian mineral ikutan khususnya zirkon.

"Perda sudah disahkan, saya hanya izin empat pabrik saja tidak lebih, saat ini suda ada dua pabrik yang saya izinkan tinggal 2 pabrik lagi," kata Gubernur saat mendampingi Kabaharkam Mabes Polri Komjen Moechgiyarto ke dua pabrik pemurniaan zirkon di Babel, Rabu (16/1).

Kedua Pabrik yang sudah mendapatkan izin tersebut disebutkan Gubernur adalah PT Dewa Putra Bangka dan PT Putra Mineral Mandiri.

Pada kesempatan sama, Komisaris PT Dewa Putra Bangka, Abdullah, mengatakan pabrik yang ia pimpin sudah berdiri sejak lama. Dalam setahun menurutnya pabrik tersebut mampu mengeskpor zirkon 1.000 ton.

"Tahun lalu produksi kita sudah 1000 ton, sesuai target ekspor 1.000 ton," kata Abdullah.

Abdullah mengutarakan, pasar ekspor untuk zirkon Babel tersebut ialah Tiongkok, Korea dan Jepang.

"Memang kita ekspor, tetap yang kita utamakan, pasar lokal dulu yakni ke Jakarta, setelah itu baru kita ekspor," ujarnya.

Ditanya mengenai harga zirkon. Abdullah menyebut harga zirkon tergantung pasaran.

"Tapi saat ini per kilogramnya US$13," ungkap dia.

Baca juga: Gudang Plastik di Tasikmalaya Terbakar

Direktur PT Putra Mineral Mandiri, Edi Sunanta, mengatakan perusahaan mereka juga menargetkan produksi untuk ekspor 1.000 ton.

"Kita baru tahap membangun, target kita sama dengan PT Dewa Putra Bangka 1.000 ton per tahun," kata Edi.

Hanya saja, dibeberkanya, Pabrik yang mereka bangun beda dengan PT. Dewan Putra Bangka. Menurut Edi, pihaknya menggunakan teknologi magnetik untuk pemurniaanya, sedangkan PT Dewan Putra Bangka tradisional dengan menggunakan meja goyang.

Ia berharap dengan ada pabrik pemurnian zirkon ini, dapat menyerap tenaga kerja lokal, sehingga mampu menggerakkan perekonomian Babel. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dwi Tupani
Berita Lainnya