Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

Wagub Uu Pulih dan Siap Kerja Lagi

Budi Mulia
18/11/2018 18:03
Wagub Uu Pulih dan Siap Kerja Lagi
(ANTARA)

OPERASI usus buntu yang dilakukan terhadap Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum (Kang Uu) di Rumah Sakit Santosa, Bandung, jum'at (16/11) berjalan dengan baik. Kang Uu pun siap beraktifitas kembali menjalankan fungsi wakil gubernur membantu kang Emil (Gubernur).


"Alhamdulillah, Operasi berjalan lancar dan saya sekarang merasa sehat dan dapat beraktifitas kembali" ujar Kang Uu, di sela waktu istirahatnya di Rumah dinas, Minggu (18/11)
Panglima Santri Jabar ini, merupakan sosok yang tidak bisa diam, dirinya tidak mau mengikuti anjuran dokter untuk beristirahat total selama satu minggu Pasca operasi. Menurut Uu, diam adalah suatu hal yang membosankan.


"Saran dokter, saya harus istirahat satu minggu, namun jiwa saya menolak, sore operasi, malamnya saya menerima tamu dan menandatangani berkas pekerjaan" tambahnya.


Dalam waktu dekat ini, Wagub Jabar yang baru tiga bulan menjabat sedang mempersiapkan pertemuan dengan para Ulama Se Jawa Barat guna mensukseskan program Ajengan Masuk Sekolah (AMS). Dimana program ini akan menjadi salah satu agenda program kerja Rindu yaitu menjadikan Jawa Barat Juara Lahir Bathin.


"Dengan adanya program ini nanti ke depannya diharapkan para ulama/ajengan bisa memberikan pelajara ukhrowi kepada para siswa/i setingkat SMA dan SMK se Jawa Barat" jelas UU.


Lebih lanjut, Kang Uu pun menjelaskan bahwa program AMS akan segera digulirkan setelah mengadakan pertemuan dengan pihak Kementrian Agama Republik Indonesia, Kementrian Agama wilayah Jawa Barat dan para ulama se Jawa Barat guna membahas tata cara pelaksanaan dan aturan untuk bisa memasukan program AMS ke semua sekolah setingkat SLTA di Jawa Barat.


"Ke depan diharapkan para ulama menjadi pengajar untuk kurikulum kitab kuning, sehingga pengetahuan para siswa bisa lebih paham akan agama, ahlak dan budi pekerti" terangnya.

Menurut wagub, staff pengajar yang nanti memberikan pendidikan ini adalah benar benar seorang ulama dari pesantren salafiah (kitab kuning) dan bukan mereka yang mempunyai predikat sarjana atau lulusan dari sekolah pengajar karena untuk memberikan pelajaran ahlak berdasarkan kitab kuning diharuskan mereka yang paham akan ilmu itu dan ulama lah yang mengerti dan paham pengajaran kitab kuning.

"Keinginan kami adalah untuk seluruh tingkatan sekolah di Jawa Barat, namun karena kewenangan provinsi baru hanya di tingkat sekolah lanjutan atas dan sederajat, maka kita fokuskan saja dulu disana, namun jika program ini berhasil dalam membentuk ahlak anak anak sekolah, tidak menutup kemungkinan sekolah setingkat sekolah dasar bisa dimasuki program ini" jelas kang UU kemudian. (A-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Aries
Berita Lainnya