Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
KODAM XVII/Cenderawasih mengamankan dua kontainer yang berisi minuman keras (miras) di Pelabuhan Jayapura, Kamis (21/6) sekitar pukul 16.30. Dua kontainer miras tersebut dikirimkan dari Jakarta.
"Ini adalah bentuk komitmen dan kepedulian Kodam XVII/Cenderawasi untuk membantu Pemda dalam mengendalikan peredaran miras di Papua," ujar Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Muhammad Aidi di Mako Pomdam XVII/Cenderawasih.
Pengamanan tersebut berawal dari informasi yang diterima Den Intel Kodam XVII/Cenderawasih bahwa ada pengiriman miras dalam jumlah besar dari Jakarta ke Jayapura.
Menindaklanjuti informasi tersebut, Satuan Intel Kodam melaksanakan pengintaian menjelang Idul Fitri. "Baru bisa dipastikan berisi yang dicurigai benar berisi ribuan karton miras saat barang tersebut hendak diangkut keluar dari pelabuhan."
Aidi mengatakan pihaknya langsung mengamankan miras tersebut sebelum terdistribusi ke kios-kios pedagang. Menyoal legalitas barang tersebut, ujarnya, akan ditentukan kemudian oleh pihak yang berwewenang.
"Kita ketahui bersama bahwa miras adalah sumber berbagai bentuk kriminal di tanah papua ini, miras juga merusak moral dan masa depan generasi Papua dan generasi bangsa secara umum, lanjut Aidi.
Terhadap pelaku, dalam hal ini sopir yang mengangkut barang tersebut, pihak Kodam Cenderawasih hanya meminta keterangan yang bersifat dasar karena TNI tidak punya wewenang untuk melaksanakan introgasi atau penyidikan secara mendalam.
"Sesuai data yang kami peroleh, rincian miras yang berhasil diamankan terdiri dari 600 karton Mansion House (Whisky), masing-masing katon berisi 24 botol ukuran 350 ml atau 5040 liter, 600 karton Javan Anggur (Anggur Merah) masing-masing 12 botol ukuran 650 ml atau 4680 liter. Total seluruhnya 1200 karton atau 9720 liter," papar Aidi.
Saat ini barang bukti masih diamankan di Mako Pomdam XVII/Cenderawasih. Pihaknya berencana mengoordinasikan barang sitaan itu dengan pihak-pihak yang terkait, Jumat pagi.
"Sekali lagi soal status barang ini legal atau Illegal nanti fihak yang berwewenang yang menentukan," pungkas Aidi. (RO/OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved