Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Hirup Asap Ban, Tujuh Penambang Emas di Lombok Tewas

Micom
19/6/2018 17:00
Hirup Asap Ban, Tujuh Penambang Emas di Lombok Tewas
(Ist)

TUJUH penambang emas tewas di Desa Buwun Mas, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Selasa (19/6) pagi. Diduga, korban meninggal setelah menghirup asap pembakaran ban bekas yang masuk ke lubang tambang.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lombok Barat Hartono Ahmad, mengatakan 12 korban berada di lubang tambang. Lima di antara mereka selamat, tapi tiga penambang harus dirawat di Puskesmas Sekotong.

"Seluruh korban merupakan warga Kabupaten Lombok Barat, baik yang meninggal dunia maupun masih dirawat dan yang sudah dipulangkan," katanya.

Pembakaran ban bekas diduga dilakukan oknum penambang di mulut lubang tambang yang berada di Dusun Soge, Desa Buwun Mas, Kecamatan Sekotong. Penambang yang terjebak di dalam lubang tambang berupaya untuk keluar. Namun diduga mereka tak bisa menyelamatkan diri.

Hingga saat ini, BPBD Kabupaten Lombok Barat bersama anggota Kantor Pencarian dan Pertolongan Mataram serta TNI/Polri masih berupaya melakukan pencarian kemungkinan adanya korban lainnya di dalam lubang tambang.

"Kemungkinan jumlah penambang yang ada dalam satu lubang itu lebih dari 12 orang. Kami masih berupaya mencari kemungkinan ada korban lain," ujar Hartono.       

Berikut nama korban meninggal:
1. Supar (45), warga Banyumulek
2. Judin (35), warga Belongas
3. Wildan (30), warga Selodong
4. Nuri (35), warga Selodong
5. Rudini (25), warga Lekong Jae
6. Menter alias Gonjak (35), warga Lekong Jae
7. Nasri (30), warga Sauh

Nama korban selamat:
1. Sulaiman (28), warga Sauh
2. Ramli (28), warga Sauh
3. Kentung (40), warga Lekong Jae
4. Dong (32), warga Belongas
5. Nurimah (40), warga Selodong 

(MTVN/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Anata
Berita Lainnya