Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
BANJIR masih seringkali terjadi saat intensitas hujan cukup tinggi terjadi di Kota Palembang. Sebagai upaya mengatasi permasalahan itu, Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Sumatra Selatan meminta Pemerintah Kota Palembang agar memperbanyak kolam retensi sebagai upaya mengatasi banjir yang sering terjadi.
Adapun selain mengandalkan Pemkot Palembang, pihaknya juga telah mengusulkan pembangunan 2 kolam retensi di Kota Palembang kepada Pemerintah Pusat. "Tahun ini kita mengusulkan pembangunan dua kolam retensi ke Kementerian. Kedua kolam yang diusulkan untuk dibangun di kawasan Punti Kayu dan Sematang Borang," ujar Sekretaris Dinas Pengelolaan SDA Provinsi Sumsel, Vivin Indira Sari, Minggu (15/4).
Dari usulan yang disampaikan itu, kata Vivin, sudah mendapat respon baik dari Kementerian Pu dan Pera. Dimana kolam retensi di kawasan Punti Kayu siap dibangun oleh Balai Besar pada 2019 mendatang dengan menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBN).
"Pembangunan bukan wewenang kami tapi pihak Balai Besar Wilayah Sungai. Jadi kolam retensi di Punti Kayu siap dibangun tahun depan (2019) asalkan tahun ini pembebasan lahan di sana dilakukan oleh Pemkot Palembang. Sayangnya informasi terakhir Pemkot belum menjanjikan siap untuk melakukan pembebasan lahan tersebut," jelas dia.
Meski pembangunan dikerjakan oleh Balai Besar, sambung Vivin, dalam hal ini pihaknya tetap turut membantu untuk melakukan kerja sama dengan Balai Besar. Salah satu yang dilakukan pihaknya dengan membuat Detail Engineering Design (DED) untuk kolam retensi di kawasan Punti Kayu.
"Mengenai anggaran yang dibutuhkan dalam pembangunan kolam retensi itu, masing-masing kolam retensi membutuhkan anggaran sebesar Rp8 miliar," tambahnya.
Upaya lain untuk mengatasi banjir, lanjutnya, tahun ini pihaknya telah menyiapkan anggaran untuk membantu Palembang mengatasi masalah banjir melalui program pengendalian banjir. Mengingat, tahun ini Palembang menjadi tuan rumah pesta olahraga skala internasional, Asian Games.
"Kita tahun ini juga melakukan pengendalian banjir untuk di Kota Palembang. Tahun ini pengendalian itu sendiri dianggarkan Rp18 miliar," ungkapnya.
Vivin menerangkan, untuk pengendalian banjir yang dilakukan tahun ini di Kota Palembang tersebar di enam titik. Keenam lokasi tersebut adalah Sungai 5 Ulu, Sungai 15 Ulu, Seberang Ulu, Daerah Aliran Sungai (DAS) Bendung, DAS Sekanak dan terakhir DAS Borang.
"Jadi tahun ini kita akan melakukan pengendalian banjir di Kota Palembang di enam titik tersebut," tandasnya. (A-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved