Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
GEMURUH suara kohkol menggema dan menghangatkan suasana kampung di kaki Gunung Tangkuban Parahu. Alat komunikasi tradisional berbahan bambu itu dimainkan secara serentak oleh ratusan warga Kampung Cibedug, Desa Cikole, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, kemarin.
Kohkol atau dalam bahasa Indonesia biasa disebut kentongan awalnya hanya digunakan untuk menyampaikan pesan yang dibunyikan dengan cara dipukul. Biasanya itu dipukul menggunakan sebatang bambu. Kohkol juga dimanfaatkan untuk mengingatkan bahaya dan pendamping warga saat ronda. Namun, seiring dengan perkembangan jaman, kohkol juga telah digunakan sebagai alat musik karena dapat mengeluarkan suara yang bervariasi.
Permainan memukul kohkol yang serentak dilakukan 414 peserta warga kampung itu pun tercatat secara resmi di Original Rekor Indonesia (ORI), disaksikan ratusan warga lain yang mengelilingi pemukul kohkol suasana bertambah tampak meriah. Boleh jadi alat komunikasi tradisional ini tetap eksis meski warga juga memiliki gadget yang merupakan alat komunikasi masa kini.
Presiden ORI, Agung Elvianto, meminta, setelah tercatat di rekor ORI, kegiatan memukul kohkol bisa menjadi ajang berskala nasional serta semakin banyak orang tahu keberadaan dan fungsi kohkol. "Kegiatan memukul kohkol ini masuk dalam kategori kolosal dan unik. Kolosalnya karena mengikutsertakan orang dalam jumlah banyak, sedangkan uniknya karena kegiatan ini tidak banyak dilakukan di daerah lain," ujarnya.
Dengan pemberian penghargaan ORI ini, lanjut dia, diharapkan kondisi dan situasi di wilayah Lembang, khususnya di Kampung Cibedug, bisa lebih aman. Sebabnya, fungsi utama kohkol ialah alat atau sarana saling berkomunikasi sehingga bisa lebih mempererat hubungan tali silaturahim.
Suara kohkol yang khas pun bisa membangunkan orang dari tidur lelap dan bersama-sama warga lain bersatu padu menghadapi lingkungan yang kurang kondusif.
Kepala Desa Cikole, Jajang Ruhiat, mengungkapkan, kegiatan memainkan kohkol merupakan salah satu rangkaian acara ruwatan desa di Kampung Cibedug yang diselenggarakan rutin setiap tahun. Namun, kegiatan memainkan kohkol baru diselenggarakan tahun ini. "Ruwatan tahun ini ada hal berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena ada kegiatan memukul kohkol terbanyak yang diikuti 414 warga setempat," terangnya.
Menurut Jajang, filosofi kohkol ialah menandakan masyarakat selalu siap melaksanakan segala hal yang menyangkut kepentingan bersama dan dalam kondisi apa pun. Alasan memilih kohkol, diungkapkan Jajang, juga disesuaikan dengan situasi saat ini, yaitu menghadapi Pilkada 2018. Tujuannya ialah agar selalu tercipta keamanan, ketertiban, dan kenyamanan bagi seluruh masyarakat.
"Kohkol pertanda kebersamaan dan persatuan seluruh masyarakat sehingga harus dibiasakan untuk selalu waspada dan siap dalam situasi dan kondisi apa pun," ujarnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved