Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

Gunakan Kearifan Lokal untuk Selesaikan Konflik

Micom/RO
28/3/2018 16:13
Gunakan Kearifan Lokal untuk Selesaikan Konflik
(istimewa)

KAPOLDA Sumatra Utara Irjen Paulus Waterpauw menyatakan penyelesaian masalah dan konflik tidak harus melulu menggunakan kekerasan atau upaya represif.

“Tapi kita perlu juga mengedepankan upaya penyelesaian lewat sentuhan-sentuhan khusus, seperti dengan melakukan pendekatan kearifan lokal dan lain-lain,” kata Paulus saat menghadiri acara penandatanganan kerja sama Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) dan Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) dengan pihak perguruan tinggi dan Biro SDM se-Sumatera Rayon-I di di Aula Catur Prasetya, Polda Sumut, Rabu (28/3).

Namun pendekatan melalui kearifan lokal itu, lanjut kapolda, harus dilkukan oleh personil yang berkualitas, intelek, dan kapabilitas. “Inilah pentingnya kerjasama ini, untuk menaikan kualitas SDM,” lanjutnya.

Kerjasama itu meliputi mengidentifikasi dan merumuskan masalah sosial yang dengan fungsi kelembagaan kepolisian sesuai dengan karakteristik daerahnya serta penguatan pemahaman calon mahasiswa STIK-PTIK yang berkaitan dengan dasar-dasar ilmu administrasi/manajemen, ilmu sosial, ilmu hukum, dan ilmu pendukung lainnya.

Rektor Universitas Sriwijaya Anies Saggaf menyambut baik kerja sama ini. ‘Ini adalah suatu wujud meningkatkan sinergitas dan gotong royong dalam rangka menciptakan SDM Polri yang berkualitas.” (A-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Aries
Berita Lainnya