Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBUAH kapal asing yang diduga membawa muatan besar sabu kembali ditangkap di perairan Kepulauan Riau, Jumat (23/2) siang sekitar pukul 13.00 WIB.
Menurut informasi yang dikumpulkan menyebut kapal itu ditangkap oleh kapal patroli milik Kanwil Bea dan Cukai Kabupaten Karimun di perairan selat Philips, dekat Pulau Nipah.
Kapal ikan berbendera Taiwan bernama Win Long BH 2998 diawaki oleh 28 ABK. Diduga di dalam kapal itu terdapat tiga ton sabu.
Petugas lalu menggiring kapal itu ke Dermaga Ketapang untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
Humas Kantor Wilayah Ditjen Bea Cukai Khusus Kepri Refly Feller Silalahi membenarkan adanya penangkapan kapal itu. Tapi dia belum bisa berkomentar mengenai isi kapal itu.
"Benar ada penangkapan, tapi belum bisa kita pastikan apakah benar ada narkobanya atau tidak, karena masih dalam pemeriksaan. Kapalnya saja baru nyandar di dermaga," katanya.
Kapolri Jenderal Tito Karnavian saat melakukan jumpa pers penangkapan kapal bermuatan sabu bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani di Batam, Kepri, Jumat (23/2) siang pun membenarkan adanya penangkapan itu.
"Memang ada penangkapan lagi. Saya dan Ibu Menteri sudah mendapat laporan ketika mendarat di Batam," kata dia. (OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved