Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Pasca Terjaring OTT, Baliho Bupati Nganjuk di Jalan-Jalan Mulai Diturunkan

Edy Saputra
02/11/2017 15:35
Pasca Terjaring OTT, Baliho Bupati Nganjuk di Jalan-Jalan Mulai Diturunkan
(ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

BALIHO-baliho bergambar Bupati Nganjuk Taufiqurrahman dan istrinya Ita Tribawati yang terpasang di sejumlah kawasan strategis di Kota Nganjuk, Jawa Timur, dicopot oleh petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) setempat. Pencopotan baliho berisi iklan ajakan agar Nganjuk bebas gizi, rokok ilegal dan sosialisasi dampak campak dan rubila hanya terpaut sepekan setelah tertangkapnya Taufiq dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kepala Satpol PP Nganjuk Abdul Wakid menyebut penertiban baliho ini bersifat operasi rutin terhadap atribut iklan yang tidak sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2013 tentang Ketertiban Umum. "Semua baliho atau spanduk yang penempatannya tidak sesuai dengan perda akan diturunkan," ujar Abdul Wakid beralasan.

Sedikitnya ada 20 baliho bergambar Taufiquurahman dan istrinya yang saat ini menjabat Sekretaris Daerah (Sekda Jombang) diturunkan. Seperti diberitakan sebelumnya, Taufiqqurahman terjaring OTT Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu, 25 Oktober lalu. Ita Triwibawati ikut dibawa ke gedung KPK dan sempat diperiksa, meski kemudian ia tidak ikut ditahan.

Ita yang juga seorang dokter sempat digadangkan Partai Golkar sebagai calon bupati Nganjuk pada 2018 mendatang. Adapun Taufiqurrahman sendiri saat ini telah menjabat Bupati Nganjuk untuk periode ke dua.(OL-3).



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Soelistijono
Berita Lainnya