Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
NITIZEN di dunia maya dalam dua hari ini belakangan ini sempat dihebohkan dengan beredarnya undangan pernikahan yang tidak lazim di media sosial. Yakni tentang seorang laki-laki yang akan menikahi dua perempuan sekaligus dalam satu pelaminan di Kabupaten Musi Banyuasin Sumatra Selatan.
Ketiga mempelai ini melangsungkan resepsi pernikahan sekaligus. Dilihat sepintas mereka melakukan hal itu tanpa ada unsur paksaan, bahkan mungkin atas dasar cinta di antara mereka yang mendalam.
Adalah mempelai pria Mochammad Cindra bin Cik Dang warga Dusun 4 Desa Lumpatan 2 Kecamatan Sekayu dengan dua mempelai perempuan yaitu Indah Sari warga Desa Teluk Kijing 3 dan Perawati warga Dusun 4 Desa Teluk Kecamatan Lais. Di undangan itu tercantum acara akad nikah akan berlangsung terpisah dan beda hari.
Orang tua Cindra ketika ditemui di rumahnya mengaku sebelumnya tidak mengetahui perihal hubungan Cindra dengan kedua gadis ini. Indah Sari yang lebih dulu akan menjalani pernikahan dengan Cindra bahkan telah mendaftarkan ke kantor KUA.
Mendengar kabar itu, Perawati langsung menuntut tanggung jawab Cindra agar juga segera dinikahinya.
Perawati adalah kekasih Cindra yang lebih lama menjalin hubungan berpacaran. Mereka telah menjalin kasih mulai Desember tahun lalu.
Adapun Indah Sari baru dipacari Cindra dalam satu bulan terakhir ini. Hebatnya dia lebih dulu akan menikah. Dalam suasana seperti itu akhirnya Cindra sepakat bersama keluarganya agar resepsi pernikahannya dengan kedua kekasihnya diadakan secara bersamaan.
Cindra sendiri dikenal sebagai jejaka yang pendiam dan pemalu namun ternyata 'beruntung' bisa menikahi dua perempuan kekasihnya sekaligus dalam satu pelaminan.
Namun menurut aturan negara hanya salah satu perempuan yang bisa terdaftar di Kantor Urusan Agama yaitu Indah Sari karena lebih dulu mendaftarkan rencana pernikahannya.
Sementara itu Perawati hanya bisa dinikahi secara sirih. Namun mereka bertiga beserta keluarga sudah sepakat dengan hal ini. Itu dilakukan atas dasar cinta tanpa unsur paksaan dari pihak manapun.
Mereka bertiga mengaku menjelang hari pernikahannya tersebut sudah tidak ada lagi perasaan yang membebaninya. Mereka rencananya akan melangsungkan resepsi pernikahan pada Kamis, 9 November 2017 mendatang.(MTVN/OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved