Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Targetkan Serang Kantor Polisi, Lagi Dua Terduga Teroris Ditangkap di Riau

Rudi Kurniawansyah
24/10/2017 15:38
Targetkan Serang Kantor Polisi, Lagi Dua Terduga Teroris Ditangkap di Riau
(Ilustrasi--thinkstock)

SETELAH menangkap dua terduga teroris, satuan polisi Densus 88 Mabes Polri bersama Brimob Polda Riau, Selasa (24/10), kembali menangkap dua terduga teroris lagi di Tangkerang, Pekanbaru dan Kubang, Kabupaten Kampar. Kedua yang dari hasil penangkapan pada Selasa (24/10) pagi itu yakni Yuyuk Handoko alias Abu Zahid ditangkap di Tangkerang, Pekanbaru pada pukul 08.00 WIB. Kemudian Handoko di Kubang, Kampar, Riau.

Sebelumnya penangkapan juga dilakukan terhadap dua terduga teroris di perumahan Pandau Permai Jalan Giam XII RT.03 RW.15 Desa Pandau Jaya, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Riau. Dua terduga teroris itu diketahui masing-masing Wawan alias Abu Afif pekerjaan wiraswasta dengan tempat dan tanggal lahir Jakarta, 9 Juli 1975.

Kemudian Beni Samsu Trisno alias Abu Ibrohim pekerjaan wiraswasta dengan tempat tanggal lahir Pariaman, 18 Juni 1986. Kedua pelaku ditangkap pada alamat yang sama di Perumahan Pandau Permai Jalan Giam XII RT.03 RW.15 Desa Pandau Jaya, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Riau.

"Total ada empat terduga teroris yang ditangkap sampai saat ini di Riau. Setelah dua di Pandau Permai, Kampar, dari hasil pengembangan kembali dilakukan penangkapan di Tangkerang Pekanbaru, dan Kubang, Kampar," jelas Kepala Bidang Humas Polda Riau Komisaris Besar (Kombes) Guntur Aryo Tejo di Pekanbaru, Selasa (24/10).

Guntur menjelaskan, penangkapan didasarkan atas hasil pengintaian yang dilakukan Densus 88 selama enam bulan terakhir. Selain itu, penangkapan empat terduga teroris di Riau merupakan pengembangan penyelidikan jaringan teroris di Jambi beberapa waktu lalu.

"Mereka ini tergabung dalam jaringan jamaah Anshor Daulah. Mereka berencana melakukan eksekusi penyerangan dengan target fasilitas polisi, kantor polisi, dan pos polisi," jelas Guntur.

Dari hasil pemeriksaan, lanjut Guntur, diketahui tersangka Wawan alias Abu Afif adalah Amir atau pemimpin bagi tiga tersangka lainnya. Mereka juga diketahui telah berlatih merakit dan meracik bom di Provinsi Jambi. "Jadi mereka ini memang menargetkan fasilitas kita (polisi). Mereka akan penyerangan terhadap kantor polisi di Kota Pekanbaru," ujarnya.

Guntur menambahkan, Polda Riau menyediakan tempat bagi tim Densus 88 untuk melakukan proses pengembangan dan pemeriksaan untuk penyelidikan. "Kita membantu tim Densus Mabes Polri sebelum nantinya keempat terduga teroris ini dibawa ke Jakarta," jelasnya.

Sementara dari keterangan saksi tetangga, kedua terduga teroris itu diketahui baru sekitar lima bulan tinggal atau menyewa di perumahan Pandau Permai. Para tetangga juga tidak terlalu mengenal kedua terduga teroris tersebut.(OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Soelistijono
Berita Lainnya