Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Luhut: IMF-Bank Dunia Soroti Perkembangan Gunung Agung

MICOM
17/10/2017 14:53
Luhut: IMF-Bank Dunia Soroti Perkembangan Gunung Agung
(MI/Adam Dwi)

DANA Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia dalam kesempatan Pertemuan Tahunan IMF-WB 2017 diWashington DC, AS baru-baru ini ikut menyoroti perkembangan Gunung Agung di Bali yang berpotensimengalami erupsi.

Hal tersebut diungkapkan Menko bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan dalam acara coffee morning bersama wartawan di Jakarta, Selasa (17/10). Luhut yang hadir bersama Menkeu Sri Mulyani Indrawati dan Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo ditanyai mengenai status Gunung Agung.

Dalam kesempatan itu, Luhut menceritakan bahwa delegasi Indonesia membawa serta Profesor Surono yang ahli Gunung Agung yang menjelaskan dengan detail mengenai perkembangan gunung api setinggi 3142 mdpl itu.

"Yang menarik, Gunung Agung ini sejak dinyatakan awas sampai hari ini kelihatannya energinya terus turun. Ini kita tunggu apakah diturunkan statusnya atau tidak, saya kira akan jadi isu di sana," ujarnya. Baca juga: PVMBG: Pergerakan Magma Gunung Agung Masih Terjadi

Mantan Menko Polhukam itu menuturkan, dalam pertemuan itu dirinya sebagai Ketua Panitia Pelaksana Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia 2018 di Bali menginformasikan sejumlah persiapan yang telah dilakukan.

"Dari apa yang kami sampaikan, komentar Presiden Bank Dunia maupun Direktur Pelaksana IMF, mereka bilang mereka puas atas semua persiapan yang kita lakukan," katanya, menambahkan bahwa tim Bank Dunia dan IMF juga telah
mengunjungi Bali September lalu.

Lebih lanjut, Luhut menjelaskan di sela pertemuan itu, dirinya juga bertemu dengan Trash Free Alliance dan Ocean Conservancy untuk membahas masalah sampah plastik lautan.

Salah satu masalah sampah yang dibahas dalam pertemuan itu adalah sampah di Sungai Citarum yang banyak memasok sampah ke laut. Penanganan sampah di Citarum, menurut dia, akan dilakukan secara terpadu.

"Dan masalah ini disambut baik Bu Lagarde (Direktur Pelaksana IMF) dan Jim Yong Kim (Presiden Grup Bank Dunia) dan mereka senang," ujarnya.

Masalah sampah di Labuan Bajo, NTT, juga termasuk yang dibahas dalam pertemuan itu dan diupayakan agar dapat penanganan. Kedua lembaga keuangan internasional itu, menurut Luhut, bersedia memberikan asistensi dan hal
lain dalam menyelesaikan masalah tersebut.

"Ini menggembirakan dan dengan begitu kita juga manfaatkan Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia di Bali untuk kepentingan nasional kita, mulai dari destinasi turis, masalah sampah plastik di laut juga masalah sampah di Citarum
dan beberapa lokasi lain," ucapnya.

Untuk diketahui, Indonesia akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Pertemuan Tahunan IMF-WB di Bali pada Oktober 2018 yang diselenggarakan di Bali.(Ant/OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Soelistijono
Berita Lainnya