Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
SUNGGUH memprihatinkan kondisi siswa SLTP di Palu yang mulai terkontaminasi narkoba. Seperti yang dikemukakan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Palu, Sulawesi Tengah bahwa narkotika segala macam jenis mulai menyerang pelajar atau siswa di Kota Palu.
Kepala DP3A Kota Palu Irmayanti Pettalolo mengatakan banyak siswa atau pelajar tingkat SLTP mulai terkontaminasi barang haram narkoba. "Iya, banyak siswa di sekolah tingkat SLTP yang mulai terkontaminasi dengan barang haram narkotika segala macam jenis," ungkap Irmayanti Pettalolo, di Palu, Jumat (13/10).
Irmayanti Pettalolo tidak menguraikan jumlah detail siswa-siswi tingkat SLTP yang terkontaminasi dengan barang haram tersebut. Hal itu diketahui oleh DP3A ketika melakukan identifikasi dan sosialisasi mengenai hak dan kewajiban anak, serta perlindungan terhadap anak di 21 sekolah tingkat SLTP sederajat di Kota Palu.
"Dari 21 sekolah yang kami kunjungi, kami menemukan banyak siswa-siswi tingkat SLTP sederajat yang terkontaminasi dengan narkoba," ujarnya.
Dirinya menyebut bahwa kondisi tersebut tidak boleh dibiarkan oleh semua pihak. Sebaliknya semua pihak harus berperan untuk mencegah dan membina anak-anak. Irmayanti menambahkan bahwa DP3A akan melaporkan kondisi tersebut kepada pimpinan dan menggelar pertemuan melibatkan pihak-pihak sekolah 21 sekolah tersebut, serta MUI, BNN, kepolisian, kejaksaan. "Palu darurat narkoba. Parahnya lagi narkoba mulai menggerogoti kalangan pelajar. Ini harus di hentikan," sebutnya.
Pertemuan tersebut nantinya akan membahas mengenai upaya untuk menghentikan peredaran narkoba di kalangan pelajar atau siswa. Dikhawatirkan barang haram tersebut, akan menambah daftar kekerasan terhadap anak baik anak sebagai korban atau sebagai pelaku.(Ant/OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved