Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

Hewan Ternak Marak Dicuri, Warga Desa Resah

Depi Gunawan
11/10/2017 16:40
Hewan Ternak Marak Dicuri, Warga Desa Resah
(ANTARA FOTO/Wira Suryantala)

WARGA Desa Wangunsari Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat diresahkan dengan maraknya pencurian hewan ternak milik warga. Pencuri tidak hanya mengincar sapi dan domba saja, tapi juga menyasar rumah warga.

Terbaru, satu ekor sapi milik Suherman, 50, warga Kampung Areng RW 11 Desa Wangunsari raib dibawa kawanan pelaku, Rabu (11/10) dini hari. Suherman baru mengetahui aksi pencurian sekitar pukul 03.30 WIB, ia curiga dengan sebuah mobil yang terparkir di sekitar kandang sapinya.

"Saat mau melihat sapi ke kandang, ada gelagat aneh di mobil, ternyata mobil itu sedang mengangkut sapi saya. Ketika mau ngelawan, saya diancam pakai golok, karena takut, saya langsung lari," kata Suherman.

Dengan diliputi kepanikan, korban segera meminta bantuan tetangga untuk melakukan pencarian namun pelaku yang menggunakan kendaraan Avanza tak terkejar. Suherman mengaku, kasus pencurian bukan kali ini saja tapi sudah sering terjadi.

"Mobil pelaku tak terdeteksi karena plat nomornya tidak dipasang. Sudah tiga kali saya jadi korban pencurian, ada empat sapi yang hilang. Saya curiga orangnya masih yang itu, soalnya sudah tahu letak kandang," bebernya.

Menurutnya, kasus pencurian ternak memang sering terjadi di desanya, sudah puluhan ekor sapi milik warga setempat hilang dicuri orang. Tidak hanya sapi, belasan domba juga dibawa para pelaku. Sayangnya, sejauh ini belum satu pun kasus pencurian tersebut terungkap oleh pihak kepolisian.

"Sudah tak bisa dihitung berapa kali. Yang jelas, sering banget terjadi pencurian ternak, terutama sapi. Sayang, pihak keamanan belum bisa mengungkapnya," ujarnya.

Dua tahun jadi korban pencurian hewan ternak, Suherman mengatakan, dirinya mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah. Ia berharap pihak kepolisian lebih serius menangani kasus ini, sehingga pencurinya bisa tertangkap.

"Sapi yang tadi dicuri itu sebenarnya sudah ditawar Rp 17 juta, tapi enggak mau saya jual soalnya lagi hamil 6 bulan. Namun apa boleh buat, sekarang saya tinggal punya satu sapi saja. Dengan seringnya kejadian ini, kami semakin resah," jelasnya. (OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dwi Tupani
Berita Lainnya