Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Kopi Kerinci Ikut Imbal Dagang Indonesia-Rusia

MICOM
11/10/2017 10:02
Kopi Kerinci Ikut Imbal Dagang Indonesia-Rusia
(ANTARA/WAHDI SEPTIAWAN)

KOPI Arabika Kerinci Provinsi Jambi dipilih menjadi salah satu komoditas dari Indonesia yang ikut serta dalam imbal dagang dengan 11 pesawat tempur Sukhoi Su-35 dari Rusia.

Anggota Kelompok Tani Kopi Alam Arabika Kerinci, Suryono di Jambi, Rabu (11/10) membenarkan pihaknya telah dihubungi PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) yang menyatakan memilih kopi arabika Kerinci sebagai salah satu produk yang akan dijadikan imbal dagang ke Rusia tersebut.

Dengan adanya kabar itu, Suryono mengatakan, petani kopi yang tergabung di dalam kelompok Kopi Alam Kerinci (KAK) meminta dukungan penuh dari pemerintah kabupaten hingga pemerintah pusat guna membantu proses administrasi yang dibutuhkan.

"Sangat butuh dukungan dari berbagai pihak, karena kita kan butuh berbagai surat izin dan rekomendasi melakukan ekspor kopi sebagai bagian dari imbal dagang dengan Rusia," katanya.

Imbal dagang ini, menurut dia, merupakan dukungan terhadap kelompok tani kopi arabika Kerinci. Sehingga ia bersama 13 kelompok tani lainnya yang bernaung di bawah organisasi Kopi Alam Kerinci (KAK) semakin bersemangat mengembangkan perkebunan kopi yang organik.

Kelompok tersebut mendapat binaan dari non goverment organization (NGO) oleh Yayasan Lahar atas dukungan WWF Indonesia melalui lembaga donor MCAI. Kelompok tani KAK sendiri terdiri dari 13 kelompok tani yang berasal dari Kecamatan Kayo Aro, Kabupaten Kerinci. Mereka bersama sepakat untuk tidak membuka lahan di Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) terkait tata kelola lahan dan bertani kopi.

Selain itu setiap anggota kelompok menandatangani pakta integritas untuk tidak membuka lahan kopi di kawasan TNKS, katanya menjelaskan. Kopi Arabika Kerinci tersebut kata Suryono hanya dapat tumbuh dengan baik pada ketinggian 700 hingga 1.200 meter dari permukaan laut (MDPL) di daerah Kayu Aro Kabupaten Kerinci.

Menanggapi permintaan petani kopi tersebut, Gubernur Jambi Zumi Zola mengatakan, akan memberi dukungan penuh segala kebutuhan administrasi untuk proses tersebut. Pihaknya juga memerintahkan kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov Jambi dan jajaran terkait untuk segera memberikan bantuan administrasi yang dibutuhkan kelompok tani ini.

"Kopi Arabika Kerinci ini sudah punya Indikasi Geografis (IG) dengan nama Kopi Arabika Soematra Korintji. Tentu kami Pemprov mendukung penuh terkait proses administrasi yang dibutuhkan kelompok tani kopi," kata Zola.

Untuk diketahui, sebelumnya pemerintah Indonesia dan Rusia sepakat melakukan imbal beli pengadaan senilai US$1,14 miliar dengan barter berbagai komoditas dari Indonesia yang akan diekspor ke Rusia.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita di Jakarta, menyampaikan kedua negara menunjuk Rostec dan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) sebagai pelaksana teknis imbal beli antara pesawat sukhoi dengan berbagai komoditas dari Indonesia. Seperti komoditas perkebunan, olahan karet, furniture dan minyak kelapa sawit serta turunannya tersebut.(OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Soelistijono
Berita Lainnya