Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Tanah Longsor di Pangandaran, 4 Orang Meninggal Dunia

Kristiadi
07/10/2017 09:31
Tanah Longsor di Pangandaran, 4 Orang Meninggal Dunia
(ANTARA/ADENG BUSTOMI)

HUJAN deras yang terjadi sejak Jumat (6/10) sore hingga pagi tadi yang mengakibatkan banjir serta membawa material tanah longsor menimbun satu rumah yang berada di Dusun Sangkan Bawang, RT 29 RW 08, Desa Kalijati, Kecamatan Sidamulih, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Banjir disertai tanah longsor mengakibatkan 4 orang meninggal dunia. Saat ini petugas BPBD, TNI, Polisi dan masyarakat bahu membahu membersihkan material tanah longsor berada di lokasi tersebut.

"Hujan deras yang terjadi sejak sore hingga pagi telah mengakibatkan satu rumah milik Rasman, 58, tertimbun tanah longsor dan menyebabkan istri dan anak hingga cucunya meninggal tertimbun tanah longsor. Korban adalah Arsih alias Ati, 55, Yuyun, 35, Aldi, 5, dan Andika 10 bulan. Sedangkan, Rasman dan satu putra sulungnya selamat," kata Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Pangandaran, Apip Winayadi, Sabtu (7/10).

Apip mengatakan kejadian berlangsung pada pukul 00.30 WIB saat para korban terlelap tidur dalam kondisi hujan cukup deras. "Intensitas hujan sangat deras dan menyebabkan keluarga Pak Rasman tertimbun tanah longsor hingga keluarga dan masyarakat telah berupaya menyelamatkan keluarganya tetapi nyawanya tidak tertolong. Sedangkan kami juga sangat kesal dengan Kepala Pelaksana BPBP Kabupaten Pangandaran tidak mengaktifkan handphone," ujarnya.

Selain itu, Apip mengungkapkan bencana tanah longsor yang terjadi di Kecamatan Sidamulih juga menyebabkan dua rumah terancam dampak longsor susulan karena lokasinya berada di bawah tebing. Pemkab Pangandaran pun mengharapkan agar warga saat mendirikan rumah jangan di lokasi rawan bahaya, misalnya harus jauh dari tebing.

"Untuk keluarga yang tertimbun tanah longsor sudah dimakamkan di pemakaman umum tadi pagi, tetapi rumah yang dihuni Rasman sekarang ini memang kondisinya rusak parah.(OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Soelistijono
Berita Lainnya