Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Polisi Bubarkan 'Sweeping' Angkutan Umum di Surabaya

MICOM
03/10/2017 15:16
Polisi Bubarkan 'Sweeping' Angkutan Umum di Surabaya
(Dok MI)

KEPOLISIAN Resor Kota Besar (Polrestabes)Surabaya membubarkan upaya sweeping dari para pengemudi angkutan umum konvensional yang demonstrasi di Surabaya, Jatim, Selasa (3/1`0).

"Sementara informasi yang kita dengar 'sweeping' dilakukan oleh para demonstran di perempatan kawasan Kebonrojo Surabaya," ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Surabaya Ajun Komisaris Besar Polisi Leonard Sinambela, ditemui di kawasan perempatan Kebonrojo Surabaya saat memimpin pengamanan sweeping" atau razia.

Namun begitu, dia mengatakan telah menyebar seluruh anggota kepolisian untuk mengamankan seluruh wilayah Kota Pahlawan. "Khususnya terhadap ancaman 'sweeping' ini telah kami lakukan pengamanan dari wilayah perbatasan Waru, Sidoarjo, sampai ke seluruh wilayah Kota Surabaya," ujarnya.

Pantauan di lapangan, seperti yang terlihat di perempatan Kebonrojo Surabaya sejak pukul 08.00 WIB, para demonstran tak hanya melakukan sweeping terhadap angkutan umum berbasis dalam jaringan (daring). Mereka juga melakukan sweeping terhadap angkutan umum konvensional yang sedang mengangkut penumpang. Pengemudinya dipaksa ikut demonstrasi dan penumpungnya disuruh turun.

Selain itu, beberapa pengemudi gojek tampak dihadang dan menjadi sasaran massa demonstran. Polisi tampak sigap segera membukarkan aksi sweeping tersebut. "Para demonstran ini sudah kami fasilitasi untuk berdemonstrasi menyuarakan haknya di depan Kantor Gubernur Jawa Timur Jalan Pahlawan Surabaya. Sudah kami arahkan agar tidak mengganggu ketertiban umum," ucap Leonard.

Ratusan mobil angkutan konvensional tampak sudah diparkir berjajar di depan kantor Gubernur Jawa Timur Jalan Pahlawan yang memanjang hingga ke Jalan Indrapura Surabaya sejek pukul 08.00 WIB. Mereka berdemonstrasi menolak
keberadaan angkutan umum berbasis daring.

"Semula demonstrasi dijadwalkan mulai pukul 08.00 WIB yang terpusat di depan Kantor Gubernur Jawa Timur Jalan Pahlawan Surabaya, tapi diundur dimulai pukul 10.00 WIB," kata Kepala Sub-Bagian Hubungan Masyarakat Polrestabes Surabaya Komisaris Polisi Lily Djafar.(Ant/OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Soelistijono
Berita Lainnya