Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

[WAWANCARA] Nurul Arifin: Warga Punya Objek Wisata Sendiri

Bayu Anggoro
26/9/2017 08:48
[WAWANCARA] Nurul Arifin: Warga Punya Objek Wisata Sendiri
(Nurul Arifin---MI/Bayu Anggoro)

POLITIKUS perempuan Partai Golkar yang juga mantan selebritas Nurul Arifin kian serius dalam menempuh proses Pemilihan Wali Kota Bandung 2018.

Nurul mengaku siap turun gunung untuk melanjutkan pembangunan di tanah kelahirannya itu. Beberapa waktu lalu, wartawan Media Indonesia Bayu Anggoro mewawancara Nurul Arifin terkait dengan pencalon­annya itu. Berikut petikannya.

Bagaimana kesiapan Anda maju sebagai calon wali kota?
Sebagai politikus dan kader partai, saya harus siap jika diminta partai maju dalam kontestasi politik karena di partai politik (parpol)-lah proses kaderisasi calon pemimpin dilakukan.

Sejauh ini partai merekomendasikan saya untuk menjadi calon wali kota, bukan calon wakil wali kota. Kalaupun saya menjadi calon wakil wali kota, saya hanya mau jika wali kotanya Kang Emil (panggilan Ridwan Kamil).

Selain itu, saya melihat satu peluang, yakni belum ada sejarahnya Wali Kota Bandung seorang perempua­n.

Bagaimana Anda melihat sosok Emil?
Saya mengakui keberhasilan Kang Emil selama memimpin Kota Bandung. Sudah banyak perubahan yang terjadi. Hal itu antara lain terlihat dari inovasi pembangunan. Saya bangga dengan perubahan Kota Bandung saat ini.

Perubahan apa yang Anda rasakan di Kota Bandung?
Seperti yang banyak diperbincangkan masyarakat di media sosial, salah satunya dengan bertambahnya lokasi wisata gratis di Kota Bandung. Tempat rekreasi seperti taman.

Ini mampu mengundang warga untuk datang langsung dan bersilaturahim di taman. Sekarang, warga Kota Bandung mempunyai objek wisata sendiri. Mencari titik-titik tempat kebahagiaan untuk mereka berkumpul.

Apa yang akan Anda lakukan jika terpilih sebagai Wali Kota Bandung?
Saya akan melanjutkan program Kang Emil. Ini sebagai wujud penghormatan atas kecintaan warga Kota Bandung terhadap wali kota sebelumnya.

Konsepnya memang berbeda dengan pria sebelumnya yang memimpin Ban­dung. Saya ingi­n membu­at pembangunan lebih menyebar dan membangun dari pinggir­an. (N-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Panji Arimurti
Berita Lainnya