Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

[WAWANCARA] M Farhan: Bukan Singkirkan Generasi Tua

Budi Mulia Setiawan
26/9/2017 08:45
[WAWANCARA] M Farhan: Bukan Singkirkan Generasi Tua
(M Farhan---MI/Ramdani)

MARAKNYA pembangunan di Kota Bandung, Jawa Barat, bukan berarti pembenahan kota sudah tuntas. Masih banyak harapan warga kota yang dijuluki Paris van Java itu yang perlu diwujudkan.

Untuk mengetahui lebih lanjut, wartawan Media Indonesia Budi Mulia Setiawan mewawancari sosok yang berniat maju dalam Pemilihan Wali Kota Bandung 2018, M Farhan. Berikut petikannya.

Mengapa Anda tertarik menjadi Wali Kota Bandung?
Saya lahir dan besar di Bandung. Saya sangat cinta dengan kota kelahiran saya. Saya ingin memberikan kontribusi dan pemikiran untuk semakin memajukan kota ini setelah pemimpin muda yang juga sahabat saya, Ridwan Kamil, menjadi wali kota.

Saya ingin melanjutkan cita-cita gene­rasi muda untuk terus melanjutkan pembangunan di Kota Bandung. Bukan berarti kita menyingkirkan generasi tua. Namun, munculnya bibit muda memperlihatkan ada regenerasi dan membuktikan anak muda mampu.

Bagaimana Anda melihat Kota Bandung?
Bandung ialah kota dengan segala keberagaman. Saya ingat sejarah zaman Presiden Pertama RI Soekar­no era 1950-an yang memilih Bandung sebagai lokasi Konferensi Asia-Afrika dan Perdana Menteri India pada waktu itu Jawaharlal Nehru menyebut Bandung sebagai ibu kota Asia-Afrika.

Jadi, saya melihat Bandung ialah kota dengan gudang sejarah, anak muda yang kreatif, dan calon ahli dunia.

Bagaimana pemikiran Anda mengenai Kota Bandung ke depan?
Saya berharap akan lebih maju lagi, terutama di bidang kesehatan. Saya hanya memimpikan warga tidak susah mendapatkan akses kesehatan.

Coba kita lihat sekarang ini. Begitu susahnya untuk mendapatkan penanganan pertama di rumah sakit terutama di instalasi gawat darurat (IGD).

Mengapa semua itu terjadi? Karena semua orang mencari pertolongan pertama ke RS. Coba kalau kita punya IGD excellent di setiap puskesmas di setiap kecamatan yang buka 24 jam. Pasti beban rumah sakit akan berkurang dan masyarakat akan dapat perhatian lebih dalam bidang kesehatan.

Bandung ini memiliki empat universitas ternama yang mempunyai jurusan kedokteran. Saya rasa khusus Kota Bandung tidak akan ada masalah dengan tenaga medis dan, ingat, kesejahteraan masyarakat dan kemajuan Kota Bandung bisa dicapai dari orang yang sehat. (N-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Panji Arimurti
Berita Lainnya