Headline

Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.

Lagi, BNN Tangkap Tiga Penyelundup 133 Kg Sabu di Perairan Aceh Timur

Amiruddin A Reubee
19/9/2017 16:17
Lagi, BNN Tangkap Tiga Penyelundup 133 Kg Sabu di Perairan Aceh Timur
(ANTARA)

BADAN Narkotika Nasional (BNN) bekerja sama dengan Bea dan Cukai berhasil menggagalkan penyeludupan sekitar 133 kg sabu serta 42.500 butir pil ekstasi di kawasan perairan Kabupaten Aceh Timur, pada Selasa (19/9) sekitar pukul 03.00 Wib. Barang haram itu hendak diseludupkan menggunakan sampan kayu bermesin kecil, melalui pelabuhan tikus pesisir pantai Kuala Geulumpang, Kecamatan Julok, Aceh Timur.

Bersama barang bukti narkoba tersebut tim gabungan BNN juga mengamankan tiga orang tersangka. Ketiganya masing-masing berinisial MS warga Asahan Sumatra Utara, H warga Kecamatan Jeunieb Kabupaten Bireuen. Keduanya adalah anak buah kapal. Satu lagi berinisial B asal Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara.

Dalam penyergapan tersebut, awalnya BNN sudah mengendus adanya penyeludupan narkoba di perairan Selat Malaka kawasan Aceh Timur. Karena itu BNN bersama Bea dan Cukai melakukan operasi pencarian di perairan Selat Malaka dengan menggunakan kapal milik Bea dan Cukai. Operasi dikendali langsung BNN pusat dibawah pimpinan Kombes Pol Wismu.

Ketika mlihat sebuah boat sampan kayu di tengah malam sunyi, merasa curiga hingga melalukan pengejaran. Mereka berusaha kabur dari pengejaran petugas. Kerena para pengemudi sampan itu kalah cepat akhirnya berhasil dilakukan penghadangan oleh BNN.

Saat dilakukan penggeledahan ditemukan tiga tas besar berisi puluhan kantong kemasan sabu dan pil akstasi. Puluhan bungkusan sabu itu menggunakan kemasan teh China warna hijau. Ada juga sebagian yang memakai plastik kemasan transparan.

Barsng bukti narkoba dan tiga pelaku penyeludup diboyong ke BNN Langsa di Kota Langsa. Adapun sampan kayu bermesin kecil itu dibawa ke Mako Sat Polair Langsa.

Kepala BNN Kota Langsa, AKBP Navri Yulenny, mengatakan setelah melakukan persiapan pihaknya rencana pada jari Rabu akan menggelar koferensi pers terkait temuan narkoba dalam jumlah besar itu.

Pemyeludupan nakoba jenis sabu, ekstasi dan lainnya dalam dua tahun terakhir marak di perairan Aceh Timur, Aceh Utara dan Bireuen. Para menyeludup itu biasanya berlayar di kegelapan malam.

Sebagian barang haram itu dijemput dari tengah laut dan banyak juga diambil langsung dari luar negeri. Untuk mendaratkan di pesisir Aceh mereka menggunakan pelabuhan tikus atau masuk melalui muara sungai.(OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Soelistijono
Berita Lainnya