Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Minamas Bentuk Desa Cegah Api di Sumsel

MI
15/9/2017 10:05
Minamas Bentuk Desa Cegah Api di Sumsel
(Petugas mengoperasikan motor pemadam kebakaran usai serah terima di halaman Pasca Sarjana Universitas Sriwijaya Palembang, Sumsel, Rabu (13/9) ---ANTARA/Feny Selly)

PEMERINTAH tidak sendiri dalam mencegah dan menangani kebakaran hutan dan lahan. Di Sumatra Selatan, sejumlah perusahaan menggandeng masyarakat dan akademisi dengan menggulirkan program Desa Mandiri Cegah Api.

Salah satunya ialah kelompok usaha Minamas Plantation. Dengan menggandeng Universitas Sriwijaya dan warga di lima desa di Kabupaten Musi Banyuasin, perusahaan berupaya mengurangi kasus kebakaran lahan.

"Selain di Sumatra Selatan, program yang sama digelar di beberapa daerah lain di Sumatra dan Kalimantan Selatan. Para peneliti dan ilmuwan Universitas Sriwijaya akan berbagi pengetahuan dan keahlian untuk menemukan solusi tuntas bencana asap," papar Presiden Direktur PT Minamas Gemilang, Haryanto Tedjawidjaja, Rabu (13/9).

Di Musi Banyuasin, lewat anak perusahaan PT Guthrie Pecconina, program ini memberdayakan warga di Desa Rantau Panjang, Karang Ringin II, Ulak Seberau dan Karang Anyar, Kecamatan Lawang Wetan, serta Desa Gajah mati di Kecamatan Sungai Keruh.

"Para peneliti akan mendampingi dan hidup di tengah-tengah masyarakat, mengidentifikasi daerah rawan kebakaran, dan faktor-faktor terjadinya kebakaran lahan. Diharapkan, pada akhir program akan ditemukan pendekatan yang tepat sasaran dan dapat diterapkan sebagai solusi jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan," terang Haryanto.

Sebelumnya, kerja sama serupa juga dilakukan perusahaan dengan Universitas Riau dan Universitas Lambung Amangkurat. Mereka membina 15 desa di Riau dan Kalimantan Selatan. Hasilnya tercapai zero burning.

Kemarin, Badan Nasional Penanggulangan Bencana mengerahkan empat helikopter untuk memadamkan api di Kabupaten Ogan Ilir dan Muara Enim. Area yang terbakar merupakan lahan yang sebelumnya juga dilumat api dan bisa dipadamkan. "Kebakaran terjadi di lahan gambut. Meski sudah dipadamkan, api kembali membara di bagian bawah," kata Kepala BPBD Sumatra Selatan Iriansyah.

Kebakaran juga kembali melanda Taman Nasional Gunung Rinjani, di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, dan hutan Gunung Cikurai di Kabupaten Garut, Jawa Barat. Sementara itu, kebakaran di Gunung Bromo, Jawa Timur, sudah bisa dipadamkan.(DW/YR/AD/BN/Ant/N-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Panji Arimurti
Berita Lainnya