Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Merugi hingga ke Anak Cucu

11/9/2017 08:22
Merugi hingga ke Anak Cucu
(MI/RENDY FERDIANSYAH)

KERUSAKAN lahan akibat penambangan di Babel sudah sangat memprihatinkan. Kondisi itu perlu segera ditangani serius. DPRD sebagai badan legislatif daerah berperan penting bersama Pemprov Babel untuk bahu-membahu menangani kerusakan lingkungan akibat galian. Untuk mengetahui apa yang telah dilakukan DPRD Provinsi Bangka Belitung guna membantu pemerintah daerah, wartawan Media Indonesia Rendy Ferdiansyah mewawancarai Ketua DPRD Provinsi Bangka Belitung Didit Srigusjaya. Berikut ini kutip­annya.

Apa pendapat Anda tentang kerusakan lahan di Babel?
Kerusakan lahan di kita harus segera diatasi sebab sudah dalam tahap mengkhawatirkan. Apabila dibiarkan, jelas akan merugikan anak cucu kita di kemudian hari. Untuk itu, perlu gerak cepat dan serius. Memang bencana banjir yang terjadi di Babel kehendak Allah SWT, tetapi perlu diketahui semua itu tidak terlepas dari perbuatan manusia.

Apakah penanganan masalah kerusakan lahan di Babel sudah maksimal?
Apa yang dilakukan pemerintah provinsi kita di bawah komando Pak Erzaldi sudah maksimal. Hanya saja sekarang ini terbentur dengan masalah anggaran sebab anggaran untuk pemulihan tidak sedikit.

Jika demikian, apa yang dilakukan DPRD untuk membantu pemerintah daerah?
Untuk menekan jangan sampai kerusakan lahan di Babel ini terus berlanjut, kita bersama kawan-kawan di dewan telah menerbitkan peraturan daerah tentang larang­an aktivitas tambang di daerah aliran sungai. Perda ini merupakan produk hukum kita. Tujuannya agar para penambang tidak melakukan penambangan yang merusak aliran sungai.

Tapi sayang dalam implementasi di lapangan, perda ini belum dijalankan secara maksimal. Hal itu dibuktikan dengan masih maraknya tambang yang beroperasi di aliran sungai.

Seharus, dengan perda itu, aparat kepolisian dan instansi terkait dapat melakukan tindakan hukum dengan menerapkan perda sehingga kerusakan daerah aliran sungai dapat teratasi. (E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Vicky
Berita Lainnya