Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
PARTAI Kebangkitan Bangsa (PKB) dipastikan segera mendeklarasikan dukungan terhadap Wali Kota Bandung dalam Pemilihan Gubernur Jawa Barat (Pilgub Jabar) 2018.
Deklarasi dukungan dilakukan setelah ada kepastian rekomendasi partai yang dipimpin Muhaimin Iskandar terhadap pria yang kerap disapa Emil tersebut akan diserahkan pada hari ini.
Menurut Emil saat ditemui di Cirebon, kemarin, deklarasi akan dilakukan di wilayah Cirebon. “Minggu ini sudah clear dengan PKB. Insya Allah (deklarasi) di wilayah Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan).”
Emil menambahkan, deklarasi masih menunggu kesediaan waktu Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar yang sedang berkeliling Indonesia.
Partai NasDem yang mengawali menyatakan dukungan terhadap Emil. Dengan masuknya PKB, Emil telah mengantongi 12 kursi DPRD yang terdiri atas 7 kursi PKB dan 5 kursi Partai NasDem.
Untuk mengusung kandidat Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar, parpol atau gabungan parpol harus memiliki total minimal 20 kursi DPRD Jabar.
Karena itu, Emil mengaku akan terus mendekati PPP. Dengan sembilan kursi PPP di DPRD Jabar, membuat gabungan tiga parpol itu mengantongi 21 kursi.
Adapun untuk sosok calon wakil gubernur, Emil mengajukan dua syarat. Pertama, harus bisa memimpin. Kedua, calon pendampingnya harus memiliki elektabilitas tinggi.
Emil juga mengungkapkan persoalan dana kampanye yang mahal. Dia mencontohkan di Jabar yang memiliki sekitar 70 ribu tempat pemungutan suara (TPS).
Di setiap TPS, memerlukan dua saksi. “Jika tiap saksi butuh dana operasional Rp100 ribu, perlu Rp14 miliar hanya untuk saksi. Tidak mungkin harta kekayaan saya sanggup untuk membiayai,” kata Emil.
Emil mengaku memerlukan dukungan pemilih, baik berupa penggunaan hak pilih dan finansial. Emil berjanji pengelolaan dana kampanye akan transparan karena dilakukan secara daring. “Nanti dilaporkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).”
Selain pencalonan Emil dalam Pilgub Jabar, Partai NasDem juga mempersiapkan dua skenario untuk memenangkan Ketua DPD Partai NasDem Sukabumi dalam pemilihan wali kota dan wakil wali kota.
Ketua DPW Partai NasDem Jabar Saan Mustopa menjelaskan kedua skenario itu ialah menjalin koalisi dengan partai lain atau mengajukan Mulyono melalui jalur independen.
“Mulyono masih menjadi figur terbaik di Kota Sukabumi. Namun, kami menyadari cuma punya satu kursi DPRD Sukabumi. Maka, upayanya harus mendekati partai lain,” terang Saan. (UL/PT/BB/N-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved