Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
RENCANA pembangunan Tol Jakarta-Cikampek 2 disambut Pemerintah Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Untuk menghindari penumpukan kendaraan yang mengakibatkan kemacetan lalu lintas, Pemkab Karawang meminta ada dua pintu tol yang dibuka di wilayahnya.
“Kami sudah meminta pintu tol dibangun di kilometer 52 dan kilometer 51. Selain itu, perlu ada rekayasa lalu lintas untuk menghindari penumpukan kendaraan di pintu tol Karawang Barat,” kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Karawang, Eka Sanatha, kemarin.
Pembangunan Tol Jakarta-Cikampek 2, lanjut dia, akan meningkatkan perekonomian di Karawang. Keberadaannya akan memudahkan akses pengiriman barang dan perjalanan orang menuju dan dari Jakarta.
Tol yang menghubungkan Jakarta-Karawang itu direncanakan juga akan membuka pintu tol di Cikarang. “Pembangunannya masih dalam proses studi kelayakan. Saya dengar juga masih dilakukan evaluasi amdal proyek ini,” jelas Eka.
Terkait dengan pembangunan kereta ringan Jakarta-Bekasi, Pemkab Karawang juga meminta pemerintah pusat memanjangkan trayek hingga ke daerahnya.
“Kami sudah menghubungi Kementerian Perhubungan. Kami berharap kereta ringan sampai ke Karawang sehingga bisa mendukung moda transportasi yang ada,” lanjut Eka.
Masih di Jawa Barat, progres pembangunan Bandara Internasional Jawa Barat di Kertajati, Kabupaten Majalengka, sudah mencapai 58,4%.
“Tahun depan, kami targetkan jemaah haji dan umrah sudah bisa berangkat dari bandara ini,” kata Sekretaris Perusahaan PT Bandara Internasional Jawa Barat, Wasfan Wahyu Widodo.
Ia menambahkan, pembangunan bandara terbagi dalam tiga paket. Paket pertama pekerjaan infrastruktur telah mencapai 92,7%, paket kedua pembangunan terminal sudah 86,3%, dan paket ketiga gedung support nonterminal 8,3%.
“Realiasi ini sudah sesuai target.”
Rampung 2018
Sebaliknya, setelah enam bulan berjalan, pekerjaan proyek pengembangan Bandara Syamsuddin Noor Banjarmasin, Kalimantan Selatan, belum mengalami banyak kemajuan. Penyelesaian pekerjaan baru mencapai 3,5%.
“Pekerjaan yang dilakukan baru pemasangan tiang pancang, dan dalam waktu dekat pekerjaan struktur bangunan penunjang. Kami tetap optimistis proyek ini rampung 2018,” kata Tochid Purnomo Hadi, pemimpin proyek.
Proyek itu menelan dana Rp2,3 triliun. Setelah pengembangan, bandara tersebut akan mampu melayani 12 juta penumpang per tahun dari sebelumnya hanya 1,3 juta orang.
Di Nusa Tenggara Timur, pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, dan irigasi sampai semester II 2017 telah mencapai 60%. “Banyak proyek sudah rampung karena kami melakukan percepatan,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang NTT Andre Koreh.
Proyek-proyek itu dibangun dengan dana dekosentrasi dan tugas perbantuan. Progres pembangunan infrastruktur yang didanai APBD selama semester I mencapai 51%.
Laporan menggembirakan juga datang dari pekerjaan pembangunan pengendali banjir Sungai Batang Kuranji segmen tengah di Padang, Sumatra Barat. Proyek senilai Rp238 miliar itu dipastikan rampung pada Oktober. “Saat ini progres pembangunannya sudah mencapai 96%. Proyek ini merupakan fase pertama dari tiga fase rencana pengendali banjir Sungai Kuranji,” kata Kepala Badan Wilayah Sungai V Sumatra, Maryadi Utama. (UL/DY/PO/YH/AB/N-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved