Headline
Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA DPRD Kalimantan Tengah Yansen Binti (YB) dari fraksi Partai Gerinda diduga sebagai otak intelektual pembakaran tujuh gedung sekolah dasar negeri di Palangkaraya akhirnya ditetapkan sebagai tersangka dan hari ini, Selasa (5/9) diterbangkan ke Mabes Polri untuk menjalani proses hukum.
Penetapan YB sebagai tersangka dilakukan setelah polisi pada Senin (4/9) melakukan pemeriksaan sehari penuh di ruang Direktorat Reserse dan Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kalteng dan memastikan kebakaran gedung delapan sekolah termasuk satu sekolah SMK pada Juli lalu adalah direncanakan.
Dengan ditetapkannya YB sebagai tersangka maka sudah ada 9 orang pelaku yang ditetapkan sebagai tersangka dan 8 orang sudah dibawa ke Mabes Polri Jakarta. "YB hari ini (Selasa 5/9) dibawa ke Jakarta pada pagi melalui Bandara Syamsudinor Banjarbaru, Kalsel," ujar Kepala Bidang Humas Polda Kalteng AKBP Pambudi Rahayu.
Atas tindakannya pelaku diancam Pasal 187 Jo 55 KUHP dengan ancaman hukuaman 12-15 tahun penjara. YB saat ini juga sebagai Ketua Gerakan Pemuda Dayak (Gerdayak). Saat diperiksa tokoh Dayak ini datang memenuhi panggilan polisi didampingi pengacaranya Sukah L. Nyahun.
Pada saat bersamaan pemeriksaan YB di Polda Kalteng, sejumlah polisi juga melakukan penggeledahan di ruang Komisi B DPRD Kalteng, salah satu ruang di KONI Kalteng dan kediaman YB di Jalan Batu Suli Bukit Hindu Palangkaraya.
Untuk diketahui dalam sepekan diakhir Juli 2017 ada tujuh sekolah dasar (SD) dan satu sekolah (SMK) terbakar. Sebelumnya Jumat-Sabtu (21-22 Juli 2017) dalam kurun 24 jam ada 4 sekolah yang terbakar.
Pertama pada 21 Juli 2017 sekitar pukul 13.00 wib SDN 4 Menteng yang berlokasi di Jalan MH. Thamrin terbakar. Kemudian di waktu yang sama SDN 4 Langkai yang berlokasi di Jalan AIS. Nasution juga terbakar.
Sabtu (22/7) dini hari pukul 02.00 wib giliran SDN 1 Langkai yang berlokasi di Jalan Wahidin Sudirohusodo Husono terbakar. Terpaut satu jam kemudian SDN 5 Langkai yang berlokasi sama juga turut terbakar.
Selang sembilan hari kemudian (Sabtu, 29/7) sekitar pukul 18.15 wib kebakaran juga melanda rumah jasa di SDN 8 Palangka dan terakhir sekitar pukul 03.00 wib Minggu dini hari (30/7) dua sekolah yakni SDN 1 Menteng dan SMK milik Yayasan ISEI di Jalan Yos Sudarso juga ludes terbakar.(OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved