Headline

Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.

Desa di Bantul Mulai Dilanda Kekurangan Air Bersih

Agus Utantoro
02/9/2017 12:51
Desa di Bantul Mulai Dilanda Kekurangan Air Bersih
(MI/Liliek Dharmawan)

BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul memasukkan Desa Sitimulyo, Kecamatan Piyungan, sebagai desa yang kini kekurangan air bersih. Karena itu, BPBD akan segera melakukan distribusi air bersih kepada masyarakat yang memerlukannya akibat musim kering (kemarau).

Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Bantul, Dwi Daryanto, Sabtu (2/9) mengatakan, sebelumnya desa ini belum masuk dalam daftar desa yang memerlukan dropping air bersih dari BPBD. "Desa Sitimulyo Piyungan yang mengajukan bantuan droping air bersih beberapa hari lalu, kami segera melakukan dropping air ke Sitimulyo," katanya.

Menurut dia, ada empat dusun di Desa Sitimulyo yang penduduknya mulai kesulitan untuk mendapatkan air bersih, dan permintaan droping air bersih tersebut diajukan ke instansiinya pada Senin (28/8). Pengiriman air bersih ke Desa Sitimulyo dimulai pada Selasa (29/8) atau sehari setelah surat permintaan itu masuk.

Ia mengatakan, sebelum melakukan pengiriman, petugas telah mengecek kondisi lapangan dan kesiapan menerima bantuan air bersih. Dwi menambahkan, dropping air bersih itu rencananya akan berlangsung selama satu minggu, sebanyak 10 - 12 tanki air bersih. dan rencananya droping air dilakukan selama satu pekan.

Menurut dia, wilayah yang meminta bantuan droping air ke BPBD Bantul tersebut warga desa sebelumnya mengandalkan sumber mata air, namun karena puncak musim kemarau ini sumber air menipis sehingga tidak bisa memenuhi kebutuhan warga.

Sementara itu, kata dia, selain Desa Sitimulyo, BPBD sebelumnya juga melakukan droping air ke Desa Wukirsari, Imogiri karena dilaporkan mengalami kekeringan. Ia berharap desa-desa lain yang kesulitan air bisa mengajukan. "Baru ada dua desa itu yang mengajukan permintaan," katanya.

Untuk menanggulangi kekeringan karena musim kemarau tahun ini, BPBD Bantul menyiapkan sebanyak 400 tanki air bersih termasuk 150 tangki bantuan dari DIY untuk didistribusikan ke wilayah kekeringan di Bantul. BPBD Kabupaten Bantul memprediksi, musim kemarau akan memasuki puncaknya dan berlangsung hingga Oktober mendatang.(OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Soelistijono
Berita Lainnya