Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Elektabilitas Medah Lebih Tinggi

30/8/2017 09:41
Elektabilitas Medah Lebih Tinggi
(MI/SUSANTO)

HASIL survei mengenai elektabilitas bakal Calon Gubernur (cagub) Nusa Tenggara Timur (NTT) 2018 menunjukkan, kader Hanura Ibrahim Agustinus Medah jauh lebih tinggi dari tujuh bakal calon dari Partai Golkar.

Tujuh calon Golkar yang ikut survei bersama Ibrahim, yakni Anwar Pua Geno, Paul Liyanto, Gideon Mbiliyora, Yosep Tote, Umbu Sapi Pateduk, Yosep Naisoi, dan Melkiades Laka Lena.

Survei berlangsung selama tiga pekan yang hasilnya diterima Ibrahim jelang ia meletakkan jabatan sebagai Ketua DPD Partai Golkar NTT pada 25 Agustus 2017. “Survei ini dilakukan saat saya masih di Golkar, dan hasilnya jauh lebih tinggi dari calon lain terutama dari Partai Golkar,” kata Ibrahim di Kupang, kemarin.

Namun, hasil survei tersebut belum diumumkan ke publik karena masih menanti hasil survei yang dilakukan lembaga lain, seperti survei yang sedang dilakukan DPP Partai Golkar.

Dia melibatkan bakal calon gubernur lainnya dalam survei tersebut untuk mengetahui potensi mereka di masyarakat. “Bahkan jika saat ini dilakukan survei kembali, elektabilitas saya naik lagi,” imbuhnya.

Ibrahim telah mendaftar sebagai bakal calon gubernur di empat partai politik, yakni PDIP, Hanura, PKP, dan PKPI. Dari tiga parpol tersebut, ia telah mengikuti fit and proper test di Partai Hanura yang akan diikuti dengan tahap berikutnya survei elektabilitas.

Bagi anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal NTT tersebut, keputusannya mening­galkan Golkar bukan disebabkan persoalan tahapan survei, karena hal itu kewenang­an DPP Partai Golkar. “Ketika saya ditunjuk sebagai ketua DPD Golkar NTT ketiga kalinya, dengan diskresi dari Ketua DPP Partai Golkar, disertai komitmen jika saya tidak menjadi gubernur, saya harus meletakkan jabat­an,” tegasnya.

Sementara itu, 19 bakal calon gubernur dan wakil gubernur Jateng yang mendaftar melalui PDIP dikumpulkan di Panti Marhaen DPD PDIP. Menurut Ketua Panitia Pendaftaran dan Penjaringan Bacagub dan Bacawagub DPD PDIP Jateng Agustina Wilujeng, dari enam yang mengambil formulir bacagub hanya lima pendaftar yang mengembalikan formulir. Kemudian, dari 19 orang yang mengambil formulir bacawagub hanya 14 pendaftar yang mengembalikan formulir.

“19 orang itu akan dipertemukan dengan tiga pilar partai, yakni kader partai yang duduk di eksekutif, legislatif, dan jajaran struktural kepengurusan partai,” tukas Agustina di Semarang,kemarin.

Pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati lewat DPD II Partai Golkar Banyumas masih sepi peminat. Hingga hari kedua pendaftaran, belum ada bakal calon yang mengambil formulir.

Sekretaris DPD II Partai Golkar Banyumas Arif Dwi Kusuma mengungkapkan, pihaknya masih menunggu para pendaftar yang bakal melakukan pendaftaran. (PO/HT/LD/OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Vicky
Berita Lainnya