Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Bawaslu Lakukan Penguatan Tim Penegakan Hukum

30/8/2017 09:27
Bawaslu Lakukan Penguatan Tim Penegakan Hukum
(MI/RAMDANI)

BADAN Pengawas Pemilu (Bawaslu) melakukan pe­nguatan terhadap tim penegakan hukum terpadu (Gakumdu) untuk pilkada serentak putaran ketiga 2018 dan Pemilu 2019.

Seperti pada pilkada dan pemilu sebelumnya, Gakumdu tersebut beranggotakan penyelenggara pemilu yang menggandeng Kejaksaan dan Polri. Bedanya, jika dulu mereka diperbantukan hanya pada saat ada pemilihan, kali ini diperbantukan dengan masa kerja lima tahun.

Ketua Bawaslu Sulawesi Selatan Laode Arumahi mengatakan, pihaknya telah menggandeng Polri dengan memberi pelatihan pada 25 penyidik dari polres tiap-tiap kabupaten/kota di Sulsel.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di SPN Batua dengan menghadirkan anggota Bawaslu sebagai pemateri. Mereka diberi pengetahuan dan pemahaman mengenai penyidikan pidana pemilu.

“Hari ini kami juga bertemu kapolda terkait hal itu. Tapi sebelumnya sudah kerja sama. Ada 25 penyidik polres yang dua minggu lalu, datang belajar soal penyidikan pidana pemilu ke Bawaslu,” jelas Arumahi.

Dari rangkaian kegiatan tersebut, Bawaslu juga diundang untuk menghadiri rapat intelkam tentang pemetaan konflik pemilu dan kerawanannya. Termasuk pengawasan bersama dengan ins­tansi terkait.

“Kepada pihak Kejaksaan, kami juga sudah minta waktu ketemu sehingga nanti gakumdu semakin kuat karena di-back up penuh oleh institusinya,” lanjut Arumahi.

Sementara itu, KPU Padang terus mematangkan persiapan Pilkada Padang 2018. Salah satunya dengan mendekatkan diri pada insan pers, agar sosialisasi dan perkembangan pilkada sampai ke publik.

“Kami optimistis soal pendataan pemilih akan lebih baik dari sebelumnya, karena sistem pendataan pemilih KPU berbasiskan sistem teknologi informasi. Tentu kesuksesan itu tidak terlepas dari peran rekan-rekan jurnalis,” tukasnya dalam pertemuan dengan kalangan jurnalis di Sumatra Barat, kemarin.

KPU Kota Padang melakukan sosialisasi keputusan KPU Kota Padang No 9/hk 03 1 Kpt/1371/KPU-Kot/VII/2017 tentang Pedoman Teknis Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang Tahun 2018. Di Sumatra Barat, ada empat kota yang bakal menggelar Pilkada serentak 2018, yakni Padang, Pariaman, Sawahlunto, dan Padangpanjang.

Di sisi lain, KPU Kota Padang menyasar para pemilih pemula di jenjang SMA. “Pemilih pemula ini sering kali tidak menggunakan hak pilihnya ketika pemilu. Karena itu, mereka menjadi sasaran kita untuk menjaring pemilih pada Pilkada 2018,” tutur Koordinator Divisi Sosialisasi KPU Kota Padang Yusrin Trinanda seperti dilansir Antara.

Menurutnya, ada beberapa langkah yang dilaksanakan untuk menyasar pemilih pemula tersebut, seperti menggelar jambore demokrasi dengan peserta siswa SMA se-Kota Padang hingga sosialisasi di media-media sosial. (LN/YH/OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Vicky
Berita Lainnya