Headline

Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.

Kekeringan 68.932 Keluarga di Demak Kesulitan Air Bersih

Akhmad Safuan
30/8/2017 08:23
Kekeringan  68.932 Keluarga di Demak Kesulitan Air Bersih
(ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)

KEKERINGAN dan kekurangan air bersih dialami sedikitnya 68.932 keluarga atau 270.021 jiwa di 56 desa di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, BadanPenanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Demak siapkan 400 tangki air bersihuntuk disalurkan kepada warga.

Pemantauan Media Indonesia di pantura Rabu (30/8) kekeringan dan kekurangan air bersih mulai melanda Kabupaten Demak, ribuan keluarga mulai kekurangan air bersih dan harus mencai ke daerah lain atau terpaksa membeli dari pedagang keliling hanya untuk memenuhi kebutuhan makan dan minum.

Selain sungai mulai mengalami penyusutan air cukup dratis memasuki kemarau ini, sumur warga yang selama ini menjadi andalan memenuhi kebutuhan air bnersih juga mengering. "Air di sumur sudah tidak bisa ditimba, hanya lumpur yang terangkat karena kekeringan, sehingga kami terpaksa mencari air ke sungai terdekat," kata Akhadun, 40, warga Dempet, Demak.

Hal senada juga diungkapkan oleh Bambang, 38, warga Tugu, Kecamatan Sayung, Demak, untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga memilih membeli dari pedagang keliling Rp4.000 - Rp6.000 per jeriken ukuran 20 liter air bersih, karena sumur dan sungai sudah mengering. "Rata-rata setiap keluarga membutuhkan air 2 jeriken," tambahnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Demak Agus Nugroho mengatakan saat ini kekeringan mulai dirasakan oleh warga, puluhan desa telah mengajukan permintaan bantuan air bersih karena warganya mulai kesulitan membeli atau mencari ke daerah sekitar.

Berdasarkan data yang masuk, demikian Agus Nugroho, sebanyak 68.932 keluarga atau 270.021 jiwa yang berada di 56 desa di Demak saat ini mengalami kekurangan air bersih, sehingga setiap hari sebanyak 2 - 3 truk tangki dikerahkan untuk menyalurkan bantuan air bersih.

"Kami menyiapkan 400 tangki air bersih, yakni 200 tangki bersumber dari APBD Demak dan 200 tangki lainnya bantuan Provinsi Jateng," kata Agus Nugroho.

Untuk menyalurkan bantuan air bersih ke desa-desa terdampak kekeringan, lanjut Agus, telah pula disiapkan delapan unit mobil tangki yakni lima unit dari BPBD, dua unit dari PDAM Demak dan satu unit milik PMI Demak. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Soelistijono
Berita Lainnya