Headline
Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.
Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM Densus 88 Mabes Polri menggelar rekonstruksi target sasaran bom panci terduga teroris Agus Wiguna Cs di sebuah beer house I Am Beer, Jalan Suniaraja, Bandung, Selasa (29/08).
Berdasarkan pantauan tim densus yang menggunakan pakaian preman langsung masuk ke dalam lokasi I Am Beer. Aparat kepolisian bersenjata lengkap langsung mensterilkan lokasi.
Persimpangan Suniaraja dari arah Jalan Braga langsung ditutup anggota Sat Lantas Polrestabes Bandung. Awak media hanya diperbolehkan mengambil gambar dari kejahuan, dan dilarang memotret anggota densus atau yang berpakaian preman.
"Kalau mau mengambil (gambar) dari kejauhan, dan hanya mengambil gambar anggota berseragam," kata salah seorang petugas melalui pengeras suara.
Terduga teroris Agus Wiguna Cs berencana meledakan bom panci di beberapa wilayah di Kota Bandung, di antaranya di kafe di Jalan Braga, Restoran Celengan di Astana Anyar dan lainnya.
Dalam rekonstruksi yang dilakukan di beer house I am Beer atau cafe Bali Hai, Jalan Suniaraja atau tepatnya depan pertigaan Braga-Suniaraja diketahui terduga teroris Agus Wiguna sempat membawa bom panci namun tidak meledak.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan kegiatan rekonstruksi untuk mengetahui apa yang dilakukan bersangkutan dari awal hingga rencana peledakan. Semua untuk diseusaikan dengan yang telah dituangkan dalam BAP sebelum dilimpahkan ke kejaksaan.
"Rekonstruksi diperankan oleh AW sendiri. Lokasi ini (Bali Hai/ I am Beer) yang jadi sasaran dia," katanya di lokasi rekonstruksi.
Dalam rekonstruksi AW diketahui sempat masuk ke dalam cafe tersebut dan membawa bom panci seberat lima kilogram, namun tidak meledak. "Dia sempat masuk sekitar pukul 11.30 malam. Duduk di kerumunan massa, namun bomnya tidak meledak," katanya.
Menurut Yusri, bom yang dibawa dalam tas gendong oleh AW jika meledak bisa menghancurkan gedung tersebut. AW berada di dalam cafe sekitar 20 menit. Karena tidak meledak AW kembali ke kontrakannya, namun saat merakit bom kembali di kontrakannya bom tersebut meledak. "Jadi sasarannya ada dua, cafe di Braga dan rumah makan Celengan di Astana Anyar," jelasnya.(OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved