Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
LEWAT aksi penyergapan yang dramatis di pinggir jalan raya Kecamatan Banyuates, aparat Polres Sampang, Jawa Timur, menangkap dua bandar narkoba yang kedapatan membawa 9 kilogram sabu.
Penangkapan yang langsung disaksikan masyarakat itu terjadi karena mereka tidak menyangka ada penyergapan. Sejumlah petugas berpakaian preman menggunakan senapan laras panjang. Aksi itu dipimpin Wakapolres Sampang Komisaris Gusti Bagus Sulaksana.
Polisi langsung menahan F, warga Bondowoso, dan R, warga Kecamatan Pasean. “Barang bukti sejumlah 9 kg dibawa dalam dua tas,” ujar Kasatreskrim Polres Sampang AKP Arif Kurniadi.
Tersangka terpaksa ditembak di bagian kaki karena berusaha melarikan diri saat akan ditangkap. Keduanya disergap saat mengendarai mobil Honda CRV warna putih dengan nomor L 1787 CF. Bahkan, penyergapan tersebut sempat direkam seseorang dan diunggah di Youtube.
Sementara itu, di Cimahi, Jawa Barat, aparat Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap dua pengedar sabu. Penangkapan diawali ketika IS alias IO, 24, mahasiswa perguruan tinggi swasta di Kota Bandung, ditangkap di tempat pengisian bahan bakar umum di kawasan Cibeureum Cimahi, Rabu (23/8) dini hari.
Setelah dilakukan pengembangan, aparat BNN menangkap KH, 25, di Dago Kota beserta dua paket sabu, masing-masing seberat 1 gram. Kepala BNN Kota Cimahi Odang Masdar mengatakan untuk memastikan IS sebagai pengedar, pihaknya telah mengintainya selama dua pekan.
“Saat penangkapan IS sempat membuang sabu seberat 1 gram ke taman di SPBU tersebut. Namun barang buktinya kami temukan kembali,” kata Odang, kemarin.
Rencananya barang haram tersebut akan diedarkan di wilayah Cimahi dan Kota Bandung. Ternyata KH mendapatkan sabu tersebut dari seorang narapidana di LP di Bandung. (MG/DG/OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved