Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Ibrahim Medah Tinggalkan Golkar, Berlabuh di Hanura

26/8/2017 11:40
Ibrahim Medah Tinggalkan Golkar, Berlabuh di Hanura
(MI/Susanto)

KETUA DPD I Partai Golkar NTT Ibrahim Agustinus Medah mundur dari jabatan dan keanggotaan partai tersebut karena menilai partainya tidak taat aturan organisasi terkait dengan Pilkada 2018.

“Saya sudah resmi mengundurkan diri dari keanggotaan sekaligus Ketua DPD I Golkar NTT. Kebijakan DPP Partai Golkar bertentangan dengan aturan organisasi, terkait penetapan kader yang bertarung di Pilkada NTT 2018 tidak melalui prosedur yang sebenarnya, yakni hasil survei,” ujar Ibrahim di Kupang, kemarin.

Dari delapan kader yang disurvei, akhirnya DPP Golkar menetapkan Melki Laka Lena sebagai cagub NTT. Setelah mundur dari Golkar, Ibrahim langsung bergabung ke Partai Hanura. “Saya bergabung ke Hanura karena telah meletakkan jabatan sebagai Ketua Golkar NTT,” ujar Ibrahim yang memulai karier politiknya di Golkar sejak 1975.

Bergabungnya anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal NTT itu ke Hanura ditandai penyerahan kartu anggota dan jaket Hanura oleh Ketua DPP Hanura Bidang Pembina Wilayah Bali, NTB, NTT I Kadek Arimbawa bersama Ketua DPP Hanura Bidang Keanggotaan Andre Garu.

Sementara itu, DPD II Partai Golkar Banyumas Jawa Tengah mulai membuka pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati pada Senin (28/8). Pendaftaran dibuka setelah pendaftaran di PDIP ditutup.

Ketua DPD II Partai Golkar Banyumas Supangkat mengatakan proses pendaftaran berlangsung hingga Selasa (5/9). “Proses penjaringan dibuka dan memberikan kesempatan bagi para kader terbaik untuk mendaftar,” ujarnya.

Di Babel, DPW Partai NasDem Bangka Belitung akan menyiapkan 2.636 saksi menghadapi Pilkada 2018. Setiap tempat pemungutan suara akan diisi dua saksi NasDem.

Sekretaris DPW Partai NasDem Provinsi Bangka Belitung Robert Aritonang mengatakan, pada Pilgub 2017 di Pangkalpinang ada 383 TPS, Kabupaten Bangka 584 TPS, dan Kabupaten Belitung 702 TPS. “Total jumlah TPS dari tiga daerah itu 1.318. Kalau setiap TPS ada 2 saksi, berarti kita harus menyiapkan 2.636 saksi,” tuturnya.

Robert mengutarakan itu baru gambaran kebutuhan saksi untuk tiga pilkada di Babel. Namun, kepastiannya menunggu keputusan partai. (PO/LD/RF/TS/OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Vicky
Berita Lainnya