Headline

Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.

Umat Islam Harus Jaga NKRI hingga Kiamat

19/8/2017 12:30
Umat Islam Harus Jaga NKRI hingga Kiamat
(ANTARA/Aloysius Jarot Nugroho)

UMAT Islam hendaknya terus mempertahankan NKRI hingga hari kiamat. Sebabnya, kemerdekaan yang diraih negara dan bangsa ini melalui perjuangan dan pengorbanan sangat besar.

“Merebut kemerdekaan tidak mudah, karena Belanda menjajah selama 3,5 abad dan Jepang 3,5 tahun. Ada banyak korban jatuh baik moril, materi, serta jiwa raga yang melayang karena menentang penjajahan,” ujar Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah di Padang, Sumatra Barat, kemarin.

Itu sebabnya, lanjut Mahyeldi, usia kemerdekaan sudah 72 tahun dan umat Islam harus selalu merawat dan menjaga NKRI. Jaga selalu hubungan dan menciptakan toleransi yang baik antaragama yang ada di Indonesia.

Ancaman terhadap eksistensi NKRI selalu terjadi. Segala cara pun dilakukan untuk mempertahan­kannya, seperti dilakukan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), yang melibatkan mantan teroris dalam dialog bertajuk Pelibatan Lembaga Dakwah Kampus dalam Pencegahan Teroris.

Dialog ini dilaksanakan di Gedung Pascasarjana Kampus IAIN Manado. Mantan teroris Nazir Abbas, dosen Universitas Indonesia Bidang Kajian Timur Tengah Muhammad Syauqillah, dan peneliti radikalisme Indonesia Timur Suaib didapuk sebagai pembicara.

Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Teroris Sulut James Tulangow mengatakan tidak ada satu agama yang menginginkan kekacauan sebab ajaran agama itu penuh kehidupan yang damai dan penuh asah, asih, asuh yang saling mengasihi antarumat manusia.

“Pandangan radikalisme bahkan teroris akan bisa dicegah dan dapat diatasi jika adanya kerja sama antarmasyarakat dengan pemerintah dengan membentuk kelompok latihan kerja serta mengangkat hal positif,” ujarnya.

Sementara itu, Muhammad Syauqillah menegaskan kehidupan keluarga yang harmonis itu titik poin memproteksi seseorang tidak terpengaruh oleh radikalisme.

Di sisi lain, pemerintah berkomitmen menjaga kedaulatan NKRI dengan mencegah terjadinya pencurian ikan oleh kapal-kapal asing. Menteri Kelautan dan Perikan­an Susi Pudjiastuti menegaskan, pihaknya akan terus melarang pihak asing untuk menangkap ikan di wilayah perairan Indonesia. “Ini bukti Indonesia berdaulat di laut,” tegas Susi saat memberikan kuliah umum di hadapan empat ribuan mahasiswa baru ITB.

Namun, Susi mengaku upayanya ini tidaklah mudah. Salah satunya disebabkan ada pihak-pihak yang ingin penenggelaman kapal asing ini dihentikan dan ingin kapal-kapal asing kembali diberi izin untuk melaut di Indonesia. (YH/TS/VL/BY/OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Vicky
Berita Lainnya