Headline
Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.
Kumpulan Berita DPR RI
SLOGAN agar menjaga persatuan dan kesatuan NKRI menemukan bentuknya dalam memperingati HUT ke-71 Republik Indonesia. Pelaksanaan upacara yang diikuti 1.478 anggota pasukan pengibar bendera (paskibra) di perbatasan Indonesia-Malaysia menguatkan napas tersebut.
Mereka berkumpul di Sei Pancang, Kecamatan Sebatik Tengah, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Ribuan paskibra ini melakukan upacara di sepanjang dermaga Sei Pancang.
Bahkan, Museum Rekor Indonesia (Muri) mencatat perayaan Hari Kemerdekaan di Sei Pancang ini menjadi upacara kemerdekaan dengan jumlah pasukan paskibra terbanyak. Keterlibatan anggota paskibra ini diprakarsai komunitas pemuda Sebatik, yakni Gebyar Aku Cinta Indonesia (GACI).
Manajer Senior Muri Awan Rahargo mengatakan upacara kemerdekaan ini sudah memenuhi kriteria Muri. “Diharapkan dapat menumbuhkan jiwa nasionalisme terhadap bangsa Indonesia. Daerah perbatasan perlu diperhatikan juga,” tutur Awan di Sei Pancang, kemarin.
Lokasi Sei Pancang berbatasan laut dengan Tawau, Sabah, Malaysia. Warga hanya membutuhkan waktu 20 menit untuk sampai darat-an Tawau dengan menggunakan kapal depat. Melalui perbatasan itu, banyak warga Sei Pancang yang membeli kebutuhan pokok di sana.
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT) Eko Putro Sandjojo yang bertindak menjadi inspektur upacara Hari Kemerdekaan itu menjelaskan penyerapan dana desa sudah cukup baik. Terlihat dari sudah mulainya pembangunan jalan, penyediaan air bersih, dan sarana olahraga. “Namun, harus diakui ada beberapa yang menyalahgunakan peruntuk-annya,” tuturnya.
Upacara tersebut diikuti sejumlah instansi pemerintah baik sipil maupun militer, organisasi pemuda, dan organisasi sekolah. Sekadar diketahui, tahun lalu upacara serupa juga dilaksanakan di perbatasan Indonesia-Timor Leste, yakni Desa Fohoeka, Kecamatan Nanaet Duabesi, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur. Tahun ini Menteri Desa PDTT melaksanakan upacara di Perbatasan Indonesia–Malaysia, yakni di Desa Sei Pancang.
Dukungan banyak pihak dan instansi pemerintah baik sipil maupun militer serta para pelajar menjadikan upacara di perbatasan memiliki arti tersendiri. Getaran jiwa makin kencang saat bendera Merah Putih mulai dikibarkan. (Yanurisa Ananta/OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved