Headline
Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.
Kumpulan Berita DPR RI
PARA calon pemimpin daerah yang akan maju dari jalur perseorangan alias independen harus lebih bersabar. Seperti yang diungkapkan Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Iing Nurdin, pihaknya masih menunggu keputusan soal calon independen.
“Aturan sebagai patokan persyaratan dukungan bagi calon independen belum ada. Kami masih menunggu revisi peraturan KPU yang belum rampung,” kata Iing, kemarin.
Karena itu, sampai saat ini, jumlah angka dukungan untuk calon perseorangan belum bisa dipastikan. Dua pilihan terkait dengan jumlah dukungan itu ialah data yang mengacu pada daftar pemilih tetap pemilihan presiden atau berdasarkan daftar penduduk potensial pemilih pemilu yang akan ditetapkan pemerintah.
Di Bandung Barat, jika mengacu DPT pilpres, yang menetapkan 6,5% dari jumlah pemilih yang mencapai 1,1 juta lebih, dukungan bagi calon independen harus mencapai 76 ribu jiwa. Jika mengacu pada DP4, jumlah KTP yang dikumpulkan harus mencapai 80 ribu.
Revisi peraturan KPU diharapkan sudah diterbitkan akhir Agustus. Satu bulan kemudian, KPU bisa memverifikasi dukungan dalam bentuk KTP.
“Pendaftaran calon independen sendiri baru akan dibuka 5-9 November,” tandas Iing.
Calon peserta pilkada Kabupaten Bandung Barat yang memilih melaju lewat jalur independen, Adly Fairuz, mengaku sudah menyiapkan KTP sebagai bentuk dukungan dari masyarakat. Jumlahnya akan disesuaikan dengan yang disyaratkan penyelenggara pemilu.
“Sejak dua tahun lalu, saya dan tim sudah bergerak. Saat ini, kami sudah mengumpulkan 160 ribu KTP. Jumlah itu sudah mencukupi,” tuturnya.
Pemain sinetron itu menilai mengikuti pilkada dari jalur independen lebih bebas daripada harus melalui dukungan partai. “Sudah ada partai yang mengajak bergabung, tapi saya lebih siap sebagai calon independen.”
Di Kota Cirebon, KPU terus menggulirkan berbagai terobosan untuk melakukan sosialisasi. Di antaranya dengan menggunakan aplikasi Android.
“Ini upaya untuk meningkatkan partisipasi pemilih. Sebelumnya, kami sudah membuat mesin seperti anjungan tunai mandiri, yang memberikan informasi tentang kepemiluan yang ditempatkan di Kantor KPU Kota Cirebon,” jelas Ketua KPU Kota Cirebon Emirzal Hamdani.
Aplikasi Android akan berisi informasi kepemiluan dan tahapannya. “Aplikasi Android bisa diakses dengan telepon pintar,” tambah Emirzal. (DG/UL/N-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved