Headline
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Kumpulan Berita DPR RI
DEWAN Perwakilan Daerah (DPD) Partai NasDem Parigi Moutong mulai memverifikasi berkas bakal calon bupati dan wakil bupati yang telah mendaftarkan diri untuk mengikuti pertarungan dalam pilkada di kabupaten itu pada 2018.
Sekretaris DPD Partai NasDem Parigi Moutong Eddy Kartiano mengatakan tahapan verifikasi berkas mulai berjalan sejak awal Agustus hingga saat ini.
Menurutnya, dari 19 bakal calon yang telah mengambil formulir pendaftaran, baru 15 yang mengembalikan. "Jadi sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan, pengembalian berkas itu 31 Juli dan sampai tanggal yang ditentukan tersebut hanya 15 yang mengembalikan sehingga dengan sendiri empat pendaftar yang tidak mengembalikan dinyatakan gugur," terang Eddy di Parigi Moutong, kemarin.
Dia menjelaskan proses verifikasi dilakukan tim khusus yang telah dibentuk DPD. Setelah proses verifikasi, berkas diserahkan kepada DPW untuk seleksi lanjutan dan penentuan siapa bakal calon yang dinyatakan lolos sebagai calon dan diusung NasDem.
"Prosesnya tidak hanya selesai di DPD, tetapi yang menentukan semuanya di tingkat DPW. Itu sudah aturan yang dibentuk partai," jelas Eddy.
Salah satu bakal calon Bupati Parigi Moutong Samsurizal Tombolotutu mengaku bangga dan sangat senang setelah ia dan pasangannya, Badrun Nggai, telah mendaftarkan diri ke NasDem. "Kami juga sudah mengembalikan berkas. Insya Allah sesuai dengan harapan," sebut bupati yang masih menjabat itu.
Di Bangka Belitung, Wakil Ketua DPC Partai Demokrat Bekasi, Jawa Barat, Endang Kusumawaty mengaku siap berkontestasi di Pilkada Pangkalpinang 2018. "Saya sudah mengembalikan formulir pendaftaran ke lima partai. Insya Allah saya yakin maju ke pilkada Kota Pangkalpinang," ujarnya.
Endang mengaku siap menjadi calon wali kota atau calon wakil wali kota. "Semua saya serahkan kepada mekanisme di PPP, Demokrat, Hanura, PAN, dan PKB." Dari Jawa Timur dikabarkan, pemerintah provinsi sudah menyiapkan tujuh pejabat bupati untuk mengisi kekosongan karena bupati petahana mengikuti pilkada serentak 27 Juni 2018. "Agar tidak terjadi kekosongan jabatan, kami siapkan 7 pejabat," kata Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf di Surabaya. (TB/RF/FL/X-10)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved