Headline

Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.

Bareng Kick Andy, Polres Batu Salurkan Kaki Palsu

09/8/2017 09:06
Bareng Kick Andy, Polres Batu Salurkan Kaki Palsu
(MI/BAGUS SURYO)

KEPOLISIAN Resor (Polres) Kota Batu, Jawa Timur, bekerja sama dengan Kick Andy Foundation menyalurkan bantuan kaki palsu bagi warga kota wisata setempat, Selasa (8/8).

Dalam bakti sosial di Balai Kota Among Tani itu, sebanyak 17 kaki palsu disalurkan kepada warga yang cacat akibat kecelakaan lalu lintas, kecelakaan kerja, kelainan sejak lahir, dan penyandang disabilitas.

Kapolres Batu AKB Budi Hermanto mengatakan bakti sosial itu bertujuan memperingati HUT ke-71 Bhayangkara dan HUT ke-71 RI. "Menyalurkan bantuan 17 kaki palsu itu dengan rincian 11 orang akibat kecelakaan lalu lintas, 2 orang akibat kecelakaan kerja, dan 4 orang lainnya karena bawaan lahir," tegasnya.

Kapolres menjelaskan bantuan itu tidak berhenti hanya sekali ini, tetapi diteruskan guna membantu warga lainnya yang membutuhkan. Pemberian awal dipelopori Polres Batu bersama Pemerintah Kota Batu dan Kick Andy Foundation.

Pihaknya membuka kesempatan jika ada warga yang meminta bantuan kaki palsu. Penerima bantuan, lanjut Kapolres, tidak hanya warga Kota Batu, tapi juga warga Malang dan daerah lainnya. Bagi anak-anak yang layak menerima bantuan itu, Polres Batu siap mengganti kaki palsu sesuai dengan ukuran dan kebutuhan hingga anak tumbuh dewasa.

Sementara itu, Ketua Kick Andy Foundation Andy F Noya mengatakan gerakan kaki palsu ini diinspirasi sosok Sugeng Siswoyudhono. "Cerita dari sosok Sugeng Siswoyudhono ini agar membuat hidup kita lebih semangat lagi," ungkapnya.

Andy menegaskan, "Bahwa hidup kita tidak kiamat dan tidak berakhir hanya karena tidak memiliki kaki. Dengan kaki, bukan saja menyempurnakan fisik dalam tanda kutip, melainkan juga membangkitkan semangat dan jiwanya," tegasnya.

Pada kesempatan itu, Andy menjelaskan penyaluran kaki palsu di Tanah Air terwujud setelah Kick Andy Foundation bekerja sama dengan PT Telkom Indonesia memberikan bantuan bagi penyandang disabilitas.

"Telkom memberi uang Rp4 miliar dan kami bisa gunakan untuk menyalurkan selain kaki palsu, juga untuk para penyandang tunanetra, tuna-rungu, tunagrahita. Kami bisa mendukung alat bantu dan buku braille, termasuk kursi roda," ujar Andy.

Bakti sosial tersebut dihadiri jajaran pimpinan Polda Jatim, Wali Kota Batu Eddy Rumpoko, dan unsur muspida setempat. Salah satu penerima bantuan, Bima Dwi Panungga, 8, warga Jalan Dermo Kamidin 7 A, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, menyita perhatian. Siswa kelas 1 SD itu kini bisa berjalan, berangkat sekolah, dan bermain bersama teman-temannya. BN/OL-4



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Vicky
Berita Lainnya