Headline
Faktor penyebab anak mengakhiri hidup bukan tunggal.
Kumpulan Berita DPR RI
Wakil ketua tim Layanan Terpadu Satu Pintu (LTSP) Kabupaten Nunukan, Munir mengatakan dari 300 ribu WNI yang ada di Malaysia tercatat 250 ribu lebih Tenaga Kerja Indonesia (TKI) terancam akan di pulangkan karena tidak memilik i pasport atau habis masa berlakunya. Mereka akan dipulangkan ke Nunukan untuk mendapatkan paspor dan asuransi kerja.
"Tim LTSP bekerja sama dengan KRI Tawau, Malaysia,akan menerbitkan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) kepada WNI yang dideportasi ke Nunukan. Mudah-mudahan pemulangannya bisa dilakukan secara bertahap dalam tahun ini hingga tuntas.TKI yang akan perpanjang pasport atau membuat pasport baru di Nunukan," ujarnya.
Untuk menampung membanjirnya TKI ke Nunukan akan disiapkan penampungan sementara yang rencananya para TKI ditempatkan di Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) yang ada di Nunukan.
Sementara itu Kepala Kantor Imigrasi Klas II Nunukan,Fery Herling Ishak South mengungkapkan sejumlah WNI yang menjadi TKI di Sabah, Malaysia dideportasi karena tidak memiliki izin tinggal selama bekerja di Sabah dan ada yang terlibat kasus kriminal lainnya.
"Banyak TKI dan WNI lainnya melanggar peraturan imigrasi 1963 tentang penyalahgunaan visa kunjungan sosial dan akta imigrasi 1959/63 (akta 155).Terkait jumlah Buruh Migran Indonesia (BMI) yang Sudah dideportasi dari Pusat Tahanan Sementara (PTS) Sabah, Malaysia, terhitung sejak Januari hingga Juni 2017 tercatat 1670 orang," ungkapnya.
Dijelaskannya, pemerintah Malaysia setiap bulan mendeportasi 300 orang WNI ke Nunukan, terbanyak pada April lalu, jumlahnya 590 orang.
Berdasarkan data yang dimiliki tempat pemeriksaan Imigrasi Nunukan, sejak 2015 deportan tercatat 6.140 orang,pada 2016 jumlahnya menurun jadi 2.129 orang.
Ribuan deportan yang didominasi laki-laki itu berasal dari Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Nusa Tenggata Timur (NTT) dan Pulau Jawa.
"Mengantisipasi masuknya ratusan ribu WNI yang di deportasi pemerintah Malaysia ke Nunukan,kita akan menambah tenaga dan Sumber Daya Manusia untuk meningkatkan pelayanan paspor di Imigrasi Nunukan,sarana dan prasarana yang dianggap perlu juga akan ditambah. Sehingga berapapun jumlah permintaan penerbitan pasport siap dilayani dengan cepat," pungkasnya.(OL-3))
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved