Headline

Faktor penyebab anak mengakhiri hidup bukan tunggal.

Kerusakan Jalan Trans Kalimantan Ganggu Pasokan Kebutuhan Pokok

Denny Susanto
05/7/2017 14:37
Kerusakan Jalan Trans Kalimantan Ganggu Pasokan Kebutuhan Pokok
(MI/Denny Susanto)

KERUSAKAN ruas jalan Trans Kalimantan di wilayah Kalimantan Selatan menyebabkan terganggunya pasokan barang kebutuhan pokok di wilayah tersebut maupun provinsi tetangga Kalimantan Timur. Di Kabupaten Hulu Sungai Tengah rusaknya ruas jalan alternatif trans Kalimantan sepanjang 8,3 kilometer memicu reaksi para sopir angkutan barang yang mengancam akan melakukan aksi unjukrasa.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kalsel, Akhmad Sofiani, Rabu (5/7), mengakui masih adanya sejumlah ruas jalan baik berstatus jalan nasional trans Kalimantan maupun jalan provinsi yang mengalami kerusakan. "Kondisi jalan di Kalsel secara keseluruhan cukup baik dan fungsional, tetapi memang ada kerusakan bervariasi dari ringan hingga berat tersebar di sejumlah daerah," tuturnya.

Kerusakan jalan dikatakan Sofiani bervariasi mulai kerusakan jalan ringan seperti aspal mengelupas dan bergelombang hingga rusak berat, badan jalan berlubang besar serta ruas jalan yang tergerus longsor.

Kerusakan jalan yang saat ini menjadi pusat perhatian bahkan muncul ancaman aksi unjukrasa dari ratusan sopir angkutan barang (truk) adalah kerusakan ruas jalan alternatif di Kota Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah sepanjang 8,3 kilometer. Jalan itu dikhususkan Pemkab setempat bagi angkutan barang karena adanya larangan truk masuk jalan dalam Kota Barabai mulai dioperasikan dalam setahun terakhir.

Namun belakangan kondisi jalan mengalami kerusakan cukup parah, bahkan kerap terjadi angkutan barang yang amblas dan terguling di jalur tersebut sehingga memicu reaksi dari para sopir angkutan barang. Kerusakan jalan ini membuat distribusi barang kebutuhan pokok dari Banjarmasin ke beberapa daerah kabupaten maupun provinsi tetangga Kaltim terganggu.

Sementara Pemkab Hulu Sungai Tengah tetap menyatakan komitmennya terkait larangan truk melintasi jalan dalam kota. Menurut data Dinas Pekerjaan Umum Kalsel, masih ada 200 kilometer atau 16 persen dari 1.200 kilometer panjang jalan nasional di wilayah tersebut dalam kondisi rusak, demikian juga kondisi ruas jalan provinsi sebagian dalam kondisi rusak.

Selain itu, ada ratusan kilometer ruas jalan trans kalimantan berada di tepi sungai dan kaki pegunungan Meratus, sehingga rawan longsor. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Soelistijono
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik