Headline
Faktor penyebab anak mengakhiri hidup bukan tunggal.
Kumpulan Berita DPR RI
BERBAGAI kalangan di Provinsi Aceh menaruh harapan pembangunan lebih baik pada Gubernur dan Wakil Gubernur baru Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah. Pasangan yang akan memerintah Aceh hingga 2022 ini diharapkan melakukan program lebih pro rakyat dan membawa Negeri Serambi Makkah itu lebih maju dari sebelumnya.
Harapan itu berkaitan dengan dilantiknya Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah sebagai Gunernur dan Wakil Gubernur Aceh, oleh Mendagri Cahyo Komolo pada, Rabu (5/7).
Rektor Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Darussalam Banda Aceh, Samsul Rijal mengatakan pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah hendaknya mememerangi penganngguran. Dalam hal ini perlu menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat melalui kebijakan-kebijakan ekonominya.
"Itu boleh dengan cara mengundang investor untuk membuka usaha-usaha di Aceh yang dapat memyerap tenaga kerja dan membuka pasar atau kegiatan perekonomian baru. Lalu pemerintah Aceh ke depan harus meyakinkan semua pihak supaya mendukung kegiatan pebangunan terutama peningkatan ekonomi rakyat," papar Samsul.
Suatu hal sangat penting lainnya Irwandi diharapkan bisa mengefektifkan operasional industri-industri yang sudah hadir belakangan ini. Misalnya kelancaran pengoperasian perusahaan tambang perminyakan di wilayah timur Aceh. Lalu mendukung dan berupaya seefektif mungkin pengoperasian Kawasan Ekonomi (Kek) Arun di Aceh Utara.
Dikatakan Samsul Rizal, Irwandi Yusuf segera harus mesikapi pembangunan Pabrik Semen Indonesia Aceh yang telah mulai dibangun di Kabupaten Pidie. Rencana pemerintah pusat memulai produksi Semen Indonesia Aceh pada 2019 sangat perlu dukungan hingga masyarakat paling bawah.
Samsul juga berharap program Jaminan Kesehatan Rakyat Aceh (JKA) perlupeningkatan. Supaya biaya berobat gratis tersebut lebih bermanfaat bagi masyarakat miskin. Misalnya meningkatkan pelayanan untuk warga tidak mampudan batasi untuk mereka yang ekonomi kelas atau atau orang kaya.
Adapun Rektor Universitas Islam Negeri (IAIN) Ar-Raniri Banda Aceh, Farid Wajdi Ibrahim, mengatakan pemeritah Aceh ke depan harus juga memerhatikan dunia pendidikan dengan serius. Apalagi sumberdaya manusia di Aceh belum memadai.
"Persoalan pendidikan dan sumber daya manusia sangat terkait dengan kesejahteraan ekonomi. "Kalau kemampuannya dan ilmu pengetahuan kurang, bagaimana mencapai kehidupan lebih sejahtera" kata Farid Wajdi.
Pada bagian lain, Farid Wajdi menghrapkan Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah membangun hubungan dan lobi-lobi dengan pemerintah yang lebih tinggi. Kumudian meyakinkan pihak luar supaya lebih positif untuk Aceh. (OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved